Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jangan Percaya Penulis
hermin.gurusiana.id

Jangan Percaya Penulis

Oleh Hermin Agustini

# Hari ke-198

# Tantangan Menulis Gurusiana

Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia, menulis adalah melahirkan pikiran atau perasaan (mengarang, membuat surat) dengan tulisan. Jadi menurut hemat saya, menulis adalah kegiatan menuangkan ide atau perasaan atau pendapat menjadi tulisan.

Bapak Mohamad Ihsan, dalam sebuah postingan di blog Gurusiana menyebutkan bahwa sumber tulisan bisa berasal dari pengalaman hidup, mimpi, sumber bacaan, berita atau dari apa yang kita lihat dan apa yang kita dengar dan bisa juga berasal dari hasil diskusi dengan orang lain. Beliau juga menyebutkan ada sumber tulisan yang tak pernah habis, yaitu yang berasal dari imajinasi.

Jadi, seorang penulis bisa memperoleh ide tulisannya dari apa saja dan dari siapa saja, di mana saja. Artinya, penulis mimiliki kebebasan tentang apa yang akan menjadi sumber inspirasi baginya untuk dituangkan ke dalam bentuk tulisan.

Namun demikian, penulis harus mengikuti aturan-aturan dalam menyajikan tulisannya. Apalagi, bagi para gurusianer, yang memiliki kegiatan menguggah tulisan setiap hari dan memposting setiap tulisannya di FB pribadi yang diteruskan ke grup FB bergengsi bernama Media Guru Indonesia, kami sangat wajib mentaati peraturan-peraturan untuk tidak menulis hal yang berkaitan dengan unsur sara, pornografi dan politik.

Tulisan yang sangat dianjurkan adalah tulisan yang inspiratif yang memotivasi setiap pembaca untuk mengambil hikmah dari setiap peristiwa. Nah, kami para gurusianer, yang setiap hari mengasah kemampuan menulis tentu saja memiliki kelihaian dalam merangkai kata menjadi sangat indah, jika sedih bisa menjadi sangat sedih demikian pula jika tentang kebahagiaan pastilah sangat bahagia, tak luput jika tentang rindu ya tentu akan membawa suasana hati pembaca menjadi serindu-rindunya.

Untuk bahasan yang terakhir, pembaca dilarang percaya begitu saja, dan haram hukumnya untuk Ge-er mengira penulis sedang merindukan seseorang dalari salah satu pembaca. Karena penulis menyadari sepenuhnya bahwa yang membaca tulisannya bukan hanya satu orang, dan memang tidak hanya ditujukan kepada satu orang pembaca. Kalau ditujukan untuk seseorang mending wapri aja atau telpon aja, ya nggak? ungkapan rindu penulis belum tentu tentang perasaannya sendiri, kan bisa dari berbagai sumber? Bisa juga campuran dari semua sumber yang dijadikan satu menjadi sajian cantik agar bisa menghibur pembacanya.

Kalau ada salah satu diantara pembaca yang keracunan rindu pada penulis, ya ma’af, mungkin perasaan orang itu perlu direparasi. Lagi pula, dalam perjalan hidup penulis, belum tentu juga kan dia hanya punya kisah dengan seseorang? Upps …, hemm kan? hampir saja lupa diri, heheh….

Jadi, dalam membaca tulisan siapa pun, please deh gunakan pikiran sehat agar tidak terjerumus kepada keliaran imajinasi negative yang menyesatkan kemudian mengajak orang lain juga sesat. Tetap berpikir positif, silahkan liarkan imajinasi yang juga positif dan inspiratif.

Balung, 12 Februari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post