Oleh-Oleh untuk Akung dan Uti
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-201
# Tantangan Menulis Gurusiana
Tersungging senyumku ketika mendapat ijin suami untuk pulang kampung berdua dengan anakku. Sudah lama rindu ini terbelenggu deru derap kehidupan yang melaju tak pernah mau menunggu. Hingga aku berkesempatan untuk melakukan perjalanan berdua hanya dengan putriku. Hatiku sangat riang membayangkan betapa serunya perjalanan kami.
Aku segera bergegas memepersiapkan segala keperluanku menginap, demikian pula dengan putriku yang juga merasa sangat senang akan bertemu Akung yang pasti akan mengajaknya menangkap ikan di kolamnya. Aku dan putriku teribat rundingan ala emak dan anak menentukan oleh-oleh apa yang akan membuat Akung dan Uti merasa senang. Kami masing-masing punya pendapat yang harus dipenuhi, hehe maklumlah, cara anakku memang sama denganku. Sama-sama cerewet dan sedikit lebay, hehehe …lebay kok sedikit,hiks.Kami tetap kokoh dengan pilihan oleh-oleh masing-masing, tak apalah demi menyenangkan hati semuanya.
Kami memutuskan untuk membeli oleh-oleh dalam perjalanan ke kampung. Terbayang wajah ibu yang pasti telah memasak menu kesukaanku, terong sambel kacang tanah beserta pepes tongkol panggang. Ayah pasti telah menunggu di kursi pentil warna merah pudar yang menghadap ke jalan. Hmmm … kuhela napas panjang karena semua hanya lamunan ketika ku posting kerinduanku pada Ayah dan Ibu.
Balung, 15 Februari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
