Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tips Menghasilkan Buku Terus Menerus
hermin.gurusiana.id

Tips Menghasilkan Buku Terus Menerus

Oleh Hermin Agustini

# Hari ke-211

# Tantangan Menulis Gurusiana

Kegiatan menulis adalah hal yang saya sukai sejak remaja, mungkin waktu itu karena saya sedang berada di awal-awal mengalami jatuh cinta dan pada jaman itu, surat menyurat masih menjadi pilihan utama untuk mencurahkan perasaan dan pikiran. Hingga waktu bergulir, saya pun masih tetap mempunyai kebiasaan menulis, sampai jaman digital hadirdan semakin memudahkan kegiatan menulis. Namun, kegiatan menulis saya kala itu bagai layang-layang putus diterpa angin, tanpa arah dan tujuan, entah di mana ia akan tersangkut atau hilang tak berbekas.

Ketika saya menjadi guru dan berhadapan dengan keharusan menghasilkan karya tulis sebagai persyaratan setiap kenaikan pangkat, menjadikan saya semakin rindu untuk memperoleh ilmu menulis. Buku pertama yang saya tulis berjudul “Let’s Learn and Speak English” masih hanya bisa saya gunakan untuk kalangan sendiri, demikian pula dengan buku berjudul “Cara Mudah Memahami English Grammar” masih juga sebatas saya gunakan untuk kalangan sendiri pada tahun 2013.

Hingga pada bulan Oktober 2019, yaitu enam tahun setelah hampir kandas dari kebiasaan menulis, saya membaca buku hasil karya Ibu Mimin Sulistiyowati Raudhatul Jannah, sahabat saya yang saya lebih suka memanggilnya dengan sebutan emak yang lebih singkat dan nyaman membuat saya semakin haus untuk belajar menulis. Akhirnya, berkat bantuan si emaklah saya berhasil mengikuti pelatihan menulis sagusabu di Bondowoso dan menghasilkan sebuah karya berjudul “Nak, Duduklah Sebentar Bersamaku.”

Apakah rasa haus saya telah terselesaikan? Belum, malah keinginan mengikuti pelatihan demi pelatihan masih terus menjadi dahaga tak terpuaskan. Kegiatan tantangan menulis di blog Gurusiana membuat saya semakin ingin mengasah kemampuan menulis. Oleh karenanya, saya tak mau ketinggalan mengikuti pelatihan sagusabu yang dilaksanakan oleh PGRI Jember dan tentu saja menghasilkan sebuah karya berjudul “Purnama di Beranda Dapur.”

Herannya, semakin belajar semakin penasaran. Pada masa pandemic, saya tetap mengikuti pelatihan sagusabu yang diselenggarakan oleh Kemenag Jember. Kala itu, keinginan menuliskan sebuah novel sangatlah kuat sehingga dalam waktu bersamaan saya mengikuti bimbingan pendampingan pada dua kelas sekaligus selama satu bulan yaitu kelas sagusabu yang diadakan oleh Kemenag Jember di bawah bimbingan Bapak Febri sang Ustad dan kelas menulis novel online bimbingan ibu Istiqomah. Dari kedua pelatihan itu, saya menghasilkan sebuah novel berjudul “Kulipat Rinduku.” Dan masih ada satu judul novel yang saya rahasiakan dan menjadi janji saya kepada ibu Istiqomah untuk menuntaskannya.

Saat ini, saya sedang mengikuti sagusabu online dan telah tuntas satu bulan bimbingan, namun saya belum berhasil tuntaskan satu buah buku dikarenakan banyak hal. Bukan karena saya malas atau kehilangan semangat, justru karena terlalu bersemangat sehingga terlalu banyak hal yang harus saya tuntaskan sementara kemampuan tenaga tak mencukupi dan waktu seolah cemburu tak mau menunggu.

Dari semua buku solo yang telah saya sebutkan di atas, masih ada beberapa buku antology yaitu :

“Tasbih Senandung Rindu”

” Semesta Mayapada

”Lukisan Kala Pandemi

”Guru Penggerak, Guru Berdaya Bersama PGRI Kita Bisa

”Dari Pledoi Hingga Ajal Menjemput”

Semua karya tersebut saya hasilkan dengan cara terus mengikuti pelatihan menulis yang diadakan oleh Media Guru Indonesia dan terus menulis di tantangan Gurusiana sebagai tempat menabung tulisan setiap hari sekaligus sebagai kegiatan menulis harian yang akan terus menghangatkan bara semangat menulis. Satu lagi, jangan pernah keluar dari grup menulis meski buku belum tuntas sebagai ikatan agar buku tetap menjadi target untuk diterbitkan.

Semoga bermanfaat. Salam Literasi.

Balung, 25Februari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post