Adil Tak Harus Sama
# Hari ke-238
# Tantangan Menulis Gurusiana
Oleh: Hermin Agustini
SMPN 1 Balung
Ketika bunga anggrek Bulan harus digantung di tempat yang naung namun tetap bisa menerima hangat matahari, maka para aglonema harus menerima ditempatkan sesuai dengan tempatnya di tempat lebih teduh tanpa harus digantung. Ia pun tidak boleh iri pada Vinca yang berjajar di rak bersusun di tempat yang lebih hangat dihadapakan ke jalan utama sebabagai penerima tamu karena bunganya yang tak pernah putus dan batangnya yang menjuntai memang sangat cocok di tempat itu.
Para Bunga kertas warna-warni dan para krokot harus rela ditempatkan di sepanjang kiri kanan jalan setapak taman di bawah terik matahari langsung tanpa harus berada di dalam pot karena mereka memang memerlukan tempat leluasa untuk terus hidup dan membaktikan kecantikan bunganya. Si Pucuk Merah akan berbaris rapi sebagai bodyguard di tempat panas tanpa mengeluh karena ia memang harus membaktikan daun merahnya di bawah terik matahari.
Demikian pula si rumput mutiara akan menguasai seluruh lahan taman yang luas sebagai permadani penyejuk pemandangan tanpa harus iri pada bunga teratai yang membaktikan dirinya di atas air bersama hiburan ikan koi warna warni yang meliuk menari menemaninya sepanjang hari.
Satu-satunya perlakuan yang hampir sama, sekali lagi hanya hampir sama, bukan sama persis adalah ketika Pak kebun harus rajin menyirami semuanya kecuali bunga tratai dan ikan. Selebihnya, semua perlakuan berbeda. Rumput harus secara rutin dibersihkan, Pucuk merah harus secara rutin dirapikan, tetapi tidak demikian dengan bunga-bunga lainnya. Bahkan si bunga desember harus dipangkas seluruh daunnya dan dibiarkan tanpa air selama beberapa waktu agar bisa menghadirkan bunga saja. Semua akan mendapat perlakuan berbeda dan pemberian pupuk yang berbeda sesuai jenis mereka meski berada dalam sebuah taman yang sama.
Apakah Pak kebun itu telah berlaku tidak adil? Tentu saja tidak. Demikian pula yang terjadi pada sebuah instansi. Para pegawai adalah jenis bunga berbeda yang harus diperlukan tidak selalu sama sesuai dengan tupoksinya masing-masing, meski semua harus tetap mengikuti peraturan sama yaitu mendapat siraman air agar semua tetap hidup, dalam hal ini air ibaratkan peraturan yang harus selalu diberlakukan agar semua bunga, termasuk teratai dan para ikan tetap hidup. Namun, pemberian jumlah air berbeda dan perlakuan berbeda bukanlah ketidak adilan, melainkan kebijakan agar semua bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Balung, 26 Maret 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
