Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Manisan Pepaya
hermin.gurusiana.id

Manisan Pepaya

(Edisibaperinduibu 2)

# Hari ke-234

# Tantangan Menulis Gurusiana

Oleh: Hermin Agustini

SMPN 1 Balung

Apakabar Pembaca, seperti yang telah saya janjikan bahwa hari ini saya akan memberikan resep MANISAN PEPAYA khas dari ibu saya. Berikut adalah bahan dan langkah-langkahnya:

Bahan:

Ø 2 buah pepaya besar setengah matang, boleh yang empuk atau yang masih sangat keras

Ø Keningar / kayu manis 1 ruas jari (10cm)

Ø Gula pasir 1 kg

Ø Garam asam

Ø Pewarna makanan

Ø Air (4 gelas)

Ø Air Kapur Sirih (Larutkan dalam baskom besar/ember)

Cara Membuat :

1. Larutkan segumpal kapur sirih ke dalam 6 liter air

2. Pepaya dibelah menjadi dua bagian, buang isinya lalu dibentuk bulat menggunakan alat pencongkel buah, bisa memilih bulatan besar atau kecil sesuai selera. Atau bisa juga dipotong dadu.

3. Rendam papaya yang telah berbentuk ke dalam air kapur.

4. Biarkan selama dua jam atau lebih ( saya sering lupa malah setengah hari, heheh)

5. Tiriskan dan cuci bersih di bawah kran mengalir, pastikan bebas dari gumpalan kapur sirih yang terkadang masih lengket pada buah pepeya.

6. Bila papaya telah bersih, tiriskan.

7. Didihkan air secukupnya lalu masukkan pewarna makanan, bila papaya dominan berwarna orange, memberinya warna merah akan semakin cantik. Namun memberinya warna hijau akan menjadi coklat.

Bila papaya masih berwarna mengarah pada hijau sebaiknya diwarna hijau akan lebih cantik. (Warna menyesuaikan kondisi papaya). Paduan merah dan hijau akan menjadi coklat.

8. Masukkan papaya ke dalam air mendidih selama 5 menit lalu matikan kompor. Diamkan papaya sampai warna meresap.

9. Bila warna telah meresap, dicuci dan tiriskan lagi.

10. Didihkan 4 gelas air dan keningar. Tambahkan garam asam sesuai selera agar rasa tidak terlalu masam.

11. Masukkan papaya yang telah cantik ke dalam rebusan air gula dan keningar, biarkan selama 5 menit. Matikan kompor. Biarkan rendaman itu sampai dingin.

12. Pindahkan rendaman papaya dan gula tersebut ke dalam wadah.

13. Simpan ke dalam kulkas, semakin lama akan semakin masir/ semakin meresap dengan rasa khas. Bisa tahan sampai satu bulan (biasanya sebelum satu bulan telah habis, heheh)

14. Manisan papaya siap disajikan dalam wadah mangkok atau gelas sesuai selera. Bisa pula disajikan sebagai pelengkap cocktail.

Selama Ramadhan, saya jadi terbiasa membuat manisan papaya ini karena bisa menjadi alternatif saat kita jenuh dengan berbagai takjil. Dan pada saat hari raya, saya menyajikannya sebagai campuran es buah yang tentu saja rasanya menjadi sangat khas dengan tambahan manisan papaya ini. Bagi saya, rasanya sangat istimewa sebab saya merasakan kembali cinta ibu yang selalu saya rindu, apalagi di suasana lebaran.

Selamat mencoba.

Balung, 20 Maret 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post