Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pagar Tetean
www.google.com

Pagar Tetean

Oleh: Hermin Agustini

# Hari ke-257

# Tantangan Menulis Gurusiana

Pulang ke kampung halaman adalah hal paling menentramkan kapan pun waktunya. Memasuki jalan desa tanpa aspal dengan kiri kanan berjajar pagar hijau tanaman yang tertata rapi merupakan pemandangan yang masih sangat asli. Rumah-rumah sederhana di perkampungan dengan pagar serupa di mana para penduduknya masih bisa saling melihat dan berkomunikasi dari halaman ke halaman lain adalah cerminan kebersamaan yang masih sangat kental.

Pemandangan seperti itu sangat menarik perhatian saya sehingga sangat ingin menuliskannya. Ya, menuliskan tentang tanaman pagar yang digunakan oleh penduduk desa sebagai pagar yang mereka sebut pagar tetean.

“Pager Tetean” adalah pagar yang terbuat dari tanaman. Nama sebenarnya adalah teh tehan atau teh hutan yang merupakan spesies tumbuhan hias pemagar yang berasal dari Genus Acalypha. Tanaman ini memiliki ranting banyak dan berdaun kecil-kecil atau sedang membentuk semak sehingga mudah untuk diatur.

Biasanya para penduduk desa atau perkampungan masih jarang menggunakan pagar besi atau tembok, namun lebih suka menggunakan pagar dari bahan tanaman jenis ini. Mereka sebut pager tetean yang ditanam di sepanjang batas pekarangan membentuk pagar, atau ditanam serempak di pinggir jalan desa sehingga di kiri kanan jalan tampak pagar tetean menciptakan pemandangan bagai pagar tembok lurus berwarna hijau nan asri. Ada yang dibentuk kotak, oval atau bertingkat sesuai selera.

Kini penduduk kota juga sudah mulai mengenal pagar tersebut dan digunakan untuk menghias pojok-pojok taman. Di kota, pagar tetean kurang cocok digunakan sebagai pagar untuk bangunan-banguanan modern dan elite karena kurang aman. Tidak seperti di desa dan di perkampungan yang masih sangat mempertahankan penggunaan pagar tetean, selain indah dan asri sebagai pagar hiasan, fungsi pagar hanya sebagai penanda batas pekarangan bukan sebagai pengaman.

Balung, 14 April 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post