Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mahkota Palsu 91
www. google.com

Mahkota Palsu 91

Oleh Hermin Agustini

# Hari ke-280

# Tantangan Menulis Gurusiana

Pada episode 90 dikisahkan bahwa Akung sedang sangat prihatin dengan nasib putri sulungnya yang tak kunjung jelas. Akung benar-benar ingin kembali mencari keberadaan Tiyok dan ingin meminta kejelasan nasib Nela.

****

“Jangan berangkat sendirian, Kung,” kata Uti prihatin mengingat darah tinggi Akung yang sering kambuh apalagi bila memikirkan hal yang berar-berat.

“Akung bawa sopir saja, biar Dewa juga ikut menemani, itu syarat jika Akung ngeyel mau pergi,” lanjut Uti penuh rasa khawatir.

Akung hanya manggut-manggut setuju sambil terus menatap ke luar jendela dari sofa di ruang tamu tempatnya duduk. Akung menghela napas menerawang menembus rimbun pepohonan rindang di halamannya yang luas. Sejenak serasa lapang dengan keasrian pandangannya meski kemudiann kembali prihatin sebelum bisa menemukan kabar tentang Tiyok dan mendapat kepastian tentang Nela.

Pagi masih meringkuk dingin ketika Akung bersama seorang sopir bernama Pak Armo didampingi Dewa menelusur jalan desa yang masih sangat sepi. Mobil tua Akung masih sangat terawatt untuk melakukan perjalanan jauh meski kini si empunya tak lagi sanggup mengemudikannya bila jarak jauh. Pak Armolah yang kini lebih sering diminta tolong untuk menemani Akung bila butuh pergi membawa mobil.

Meski tak sepenuhnya tenang mengijinkan Akung pergi, namun Uti harus tetap tenang demi ketenangan semuanya. Tak henti ia berdo’a agar semuanya berjalan sesuai harapan. Agar semua segera menemukan kepastian dan jalan terbaik. Uti mengakhiri do’anya dan memulai aktifitas di awal pagi seperti biasa. Tangan keriputnya masih lincah menyiapkan menu sarapan meski ia tak bisa sering menggendong Alan yang telah beranjak semakin besar dan berat.

****

Pagi beranjak siang, matahari teramat terik ketika Akung sampai di rumah Tiyok. Tak ada yang berubah, beranda di dekat trotoar itu masih sama, gersang dan berdebu. Akung turun dari mobil diikuti oleh Dewa juga pak Armo. Dewa mengetuk pintu da memberi salam namun belum ada respon sehingga Dewa mencoba dengan mengetuk pintu dan memberi salam dengan lebih lantang.

Terdengar seseorang menjawab salam dan membukakan pintu. Seperti sebelumnya, Bu de Darmi dengan senyum ramahnya mempersilahkan para tamu di siang bolong itu untuk segera masuk dan mempersilahkannya duduk. Ia pun memposisikan arah kipas angina menghadap ke ruang tamu kecil itu agar para tamu tak merasa gerah.

Dalam hati Bu De Darmi telah mengira-ngira bahwa kehadiran ayah Nela pasti akan mempertanyakan Tiyok yang selalu saja membuat susah keluarga. Sembari membuatkan minuman segar, es sirup jeruk manis untuk para tamu, namun Akung memilih meminta air putih saja.

“Kemana Abi Dan Dani?” Akung mempertanyakan keberadaan anak-anak Tiyok yang telah seperti cucunya sendiri.

“Mereka sedang bermain di tetangga sebelah,”Jawab Bu De Darmi yang menunggu-nunggu hal penting yang akan disampaikan oleh Ayah Nela.

“Maksud kedatangan kami kali ini tetap sama, selain menyambung silturrohiem, kami juga ingin menanyakan kejelasan keberadaan Tiyok. Bagaimana pun, ia tidak boleh meninggalkan istri dan anaknya begitu saja tampa kejelasan kabar,” Akung memulai pembicaraan dengan bahasa tertata dan suara berat.

Njih, saya sangat paham apa yang akan njnengan pertanyakan,” jawan Bude Darmi sambil membenarkan posisi duduknya yang tidak nyaman setidak nyaman hatinya yang merasakan kegalauan tak menentu harus menanggung malu kepada keluarga Nela. Namun apa yang hendak dijelaskannya? Bersambung…

Balung, 6 Mei 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post