Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mahkota Palsu 93
www.google.com

Mahkota Palsu 93

Oleh Hermin Agustini

# Hari ke-283

# Tantangan Menulis Gurusiana

Bu de Darmi hanya bisa terdiam mengantarkan tamunya beranjak pulang. Di bawah terik matahari ia menyaksikan mobil Ia masih memegang sepucuk surat yang diberikan Ayah Nela. Bu de Darmi sebenarnya sangat penasaran, namun karena surat ditujukan kepada Tiyok dan dalam kondisi tertutup rapat, maka Bu de Darmi harus bersabar dengan rasa penasaran ingin taunya itu. Lagi pula sangat tidak sopan membaca surat orang lain. Bu de Darmi menerawang jauh menatap mobil ayah Nela yang telah tak tampak dalam pandangannya. Sengat matahari menyadarkan lamunannya, ia pun segera masuk rumah dengan segala gundah.

“Ya Allah, harus bagaimana ini? Harus kemana mencari tau tentang Tiyok? Nomor hapenya saja tak pernah bisa dihubungi,” gumam Bu De Darmi dalam hatinya penuh tanya gelisah. Ia memutar otak bagaimana caranya agar bisa bertemu Tiyok. Ia tak mau menanggung malu lagi jika sewaktu-waktu keluarga Nela menanyakan kabar tentang Tiyok. Bu De Darmi tak ingin dianggap berbohong.

Bu de Darmi mulai mencari-cari teman Tiyok untuk menanyakan di mana Tiyok bekerja. Ia merasa harus segera menemukan Tiyok dan meminta kejalasan pernikahannya dengan Nela. Sebagai anak tertua, ia merasa sangat bertanggungjawab untuk segera menemukan keberadaan Tiyok dan menuntaskan masalah tersebut meskipun ia tau sepenuhnya bahwa apa yang ia lakukan tak akan semudah membalik telapak tangan.

Sementara Akung pulang dengan rasa belum lega karena masih tetap tak menemukan titik terang tentang menantu misteriusnya itu. Tiba-tiba Akung ingat pada perempuan yang terakhir kali bersama Tiyok. Akung merasa yakin jika perempuan itu akan tau keberadaan Tiyok terkini. Tak mungkin lagi bagi Akung untuk menunggu hasil pencarian Bu De Darmi. Akung tidak ingin kecewa lagi.

“Hmm…, Sudah waktunya bergerak sendiri,” gumam Akung seraya menyamankan duduknya untuk mencoba terlelap barang sebentar. Pak Armo dan Dewa sudah sangat paham bila Akung butuh beristirahat.

Akankah AKung berhasil menemukan titik terang keberadaan Tiyok?bersambung…

Balung, 9 Mei 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post