Pergi Tanpa Kata
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-319
# Tantangan Menulis Gurusiana
Bumi masih berselimut gulita
Ketika kau tanya mengapa
Gelap dunia semakin kelam
Ketika ia tak mampu berkata
Senyap tanpa suara
Alam pun diam membisu
Menyaksikan tangismu pilu
Disamping jazad membeku
Bersama do’a dalam ratap sembilu
Belahan jiwa berpulang tanpa kata
Memecah tangis dalam peluk lara
Apakah ini mimpi atau nyata?
Tanyamu dalam kekalutan luka
Tak ada tanda tak ada kata
Semua hanya sekejap saja
Canda tawa menghilang seketika
Ketika ajal menjemput tiba-tiba
Buliran bening tak mampu bertahta
Luruh dalam untaian seluruh do’a
Dalam lantunan tanpa suara
Semoga Allah menerima segala amal baiknya
Tak ada kata pelipur lara
Kecuali menemanimu seka duka
Sahabat, semua takkan mudah
Namun semoga kau tabah ...
Balung,13 Juni 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
