Apa Dayaku?
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-341
# Tantangan Menulis Gurusiana
Kerlip kunang-kunang silaukan pandang
Langkah tertatih keterbatasan ilmu
Terbata dalam bulir air mata
Mengeja tiap makna tanpa daya
Ku akui kasih sayangMu tiada batas
Namun lalai selalu lenakan hati
Congkak mengajakku tenggelam
Pada kubangan khilaf tak berkesudahan
Duh Gusti …
Tanpa kasih sayangMu
Langkah ini selalu merugi
Tanpa dayaMu qalbu ini tak kan pernah utuh
PahalaMu tak kan pernah kurengkuh
Pada setiap sujud simpuh kupasrahkan seluruh keluh
Semoga ampunan selalu bisa kurengkuh.
Amiin..
Balung, 4 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
