Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cinta Membawaku Kembali (Part 1)
hermin.gurusiana.id

Cinta Membawaku Kembali (Part 1)

Oleh Hermin Agustini

# Hari ke-353

# Tantangan Menulis Gurusiana

Di sini, di sebuah desa di kaki gunung raung cinta pertama bersemi. Kala itu saya masih menuntaskan skripsi untuk menuntaskan kuliah S1 saya di Universitas Jember. Sambil lalu menuntaskan skripsi, saya melamar sebagai guru honorer di SMPN 1 Sumberjambe. Tak terpikir berapa bayaran yang harus saya terima, bagi saya waktu itu adalah menemukan tempat belajar untuk mengasah ilmu kependidikan yang sednag saya tuntaskan. Honor tigapuluh dua ribu rupiah tiap bulan tidak menyurutkan semangat saya untuk tetap mengabdikan diri di sana, padahal waktu itu ongkos ojek pulang pergi sebesar duaribu rupiah. Sehingga jika diperhitungkan tentu tidak cukup.

Namun di sana saya dipertemukan dengan bapak Nisful Laila (waktu itu beliau belum haji) beserta keluarganya. Beliau sekeluarga sangat sederhana dan bersahaja. Beliau yang mengajari banyak hal, bukan dengan memberi tausiah melainkan dari kebiasaan keseharian beliau. Saya yang masih belia, seputaran usia duapuluh lima atau duapuluh enam tahun masih sangat membutuhkan figure sebagai tempat belajar.

Kepada Bapak H Nisful dan keluarganya, saya sering curhat dalam menghadapi banyak hal dalam belajar menjalani kehidupan. Bersama seluruh Bapak-Ibu guru dan staff di SMPN 1 Sumberjambe saya belajar bagaimana bekerja dengan hati, salaing menghargai saling support dan terikat bagai keluarga dalam tautan kasih sayang. Tidak ada istilah ‘tempaan’ dalam proses belajar di sana, yang ada adalah mendapat palajaran tanpa berasa belajar saking lembutnya. Mungkin kalau saat ini disebut karakter yang harus ada dalam Sekolah Ramah Anak, namun ternyata di SMP1 Sumberjambe, karekter itu terwujud meski tanpa nama.

Tiada hari tanpa semangat. Tiada hal berat dalam melaksanakan tugas. Saya yang masih belia merasa sangat termotivasi dalam belajar menjadi guru. Kesempatan untuk memberikan sumbangsih terbaik pada sekolah berlaku untuk semuanya, tak terkecuali saya yang masih kosong dalam pengalaman mengajar dan berinteraksi dalam masyarakat.

Di sanalah cinta mulai bersemi. Bagaimana kisahnya? (ulasan berlanjut besok…)

Balung, 17Juli 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post