Dalam Untaian Rindu
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-342
# Tantangan Menulis Gurusiana
“Mungkinkah kukatakan Tak cinta?
Sedang juwa ini makin membara
Mengurai setiap desir darah membahana
Kusebut namamu hingga terlena
Bisakah kukatakan tak rindu
Sementara hatiku makin menderu
Membilas degup jantung yang syahdu
Hingga kulelap bersama lagu merdumu
Ingin kutatap lebih lama
Melekat selaksa serpihan jiwa
Melebur dalam bingkai asa
Berpadu menyatukan rasa…”
Sepenggal puisi di atas adalah salah satu puisi yang terangkai dalam bingkai karya berjudul “Rinduku Membahana”. Kumpulan puisi ini adalah hasil karya 30 penyair Nusantara yang akan membawa para pecinta puisi menemukan diksi indah yang mampu mengaduk rasa, mengayunkan angan hingga meluruhkan rasa dalam palung hati terdalam.
Bagi yang baru belajar menulis, memiliki kumpulan puisi ini akan memberikan lebih banyak referensi bagaimana memilih diksi yang tepat hingga tersusun bait-bait puisi yang mendesir lembut nan indah.
Berminat memiliki buku ini? Bisa inbox atau menghubungi nomor wa penulis, **(censored)**
Balung, 5 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
