Sampai Kapan?
Sampai Kapan?
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-340
# Tantangan Menulis Gurusiana
Kugantungkan tanya pada lagit
Sampai kapan?
Semua termangu
Tercenung dalam belenggu ragu
Tak satu pun bisa menjawab
Begitu pula Matahari
Tak berdaya
Covid kembali meraja
Menelusup ruang bumi
Kita kembali bersembunyi
Entah dengan rela hati
Atau basa basi
Lelah…
Semua telah lelah
Lockdown tak berarti
Semua dibijaki
Teriak benci Corona!
Padahal Cinta luarbiasa
Tak ada belenggu
Liarkan rindu menggebu
Semikan virus baru
Membelenggu bumi kembali beku
Matahari tak berdaya
Selama kita tak berupaya
Selama kita memberi sela
Membiarkannya mengembara
Ia tetap akan meraja
Sampai kapan?
Sampai hati bulat mengusirnya pergi…
Balung, 3 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
