Wangi Secangkir Kopi Rindu
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-343
# Tantangan Menulis Gurusiana
Matahari sangat terik
Memuaikan geliat keringat
Namun bumi tetap beku
Meringkuk dalam selimut kelu
Corona kembali membelenggu
Diriku juga dirimu
Tak ada ruang maupun waktu
Bagi rindu untuk bertemu
Canda terlipat rapat halangi jabat hangat
Senyum pun terlipat dibalik sekat
Rindu handai taulan pun tersekat
Whatsapp menjadi sahabat
Wangi secangkir kopi mengusik konsentrasi
Temani jemari menelusur kisi hati
Mengikuti jejak angin kemanapun pergi
Klik, rinduku dalam wangi secangkir kopi
Balung, 6 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
