Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mozaik Hati Bunda
www.google.com

Mozaik Hati Bunda

Oleh Hermin Agustini

# Hari ke-368

# Tantangan Menulis Gurusiana

“Jangan kau pertanyakan betapa rasaku padamu. Engkau adalah idamanku. Berpuluh senja aku menunggumu. Bahkan, malam inipun aku masih merindumu. Namun gerimis senja membawamu pergi. Hangat mentari pagipun tak mampu menghadirkanmu kembali.

Ia hanya menghapuskan embun bersama bayangmu, menyisakan rindu yang tak pernah bisa kutunggu. Kau hadir di saat tak kunanti. Kau pun menghilang tak tahu kemana akan ku cari. Kali ini aku tak ingin kau kembali, meski itu bukan kata hati, meski rindu ini memenuhi seluruh nadi. Meski ingatanku tak mau berhenti menanti. Kau akan selalu di hati …”

Temukan makna yang mengaduk rasa melalui bait-bait puisi dengan pilihan diksi indah yang menghadirkan rindu, cinta, luka maupun bahagia dalam sebuah kumpulan puisi Mozaik Hati Bunda.

Di atas adalah rencan sinopsis untuk kumpulan puisi yang tertulis selam meniti hari tantangan menulis di gurusiana. Setelah saya telusur ternyata tanpa terasa telah terkumpul banyak sekali puisi dan butuh sedikit sentuhan untuk siap diterbitkan.

Inilah salah satu manfaat dari tantangan menulis di Gurusiana, bukan hanya taklukkan teledor dan zona nyaman, namun juga telah sangat membantu untuk terus berkarya. Terimakasih Media Guru Indonesia.

Balung, 2 Agustus 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post