Sosialisasi SABER PUNGLI di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Jember
Oleh Hermin Agustini
SMPN 3 Bangsalsari
Jember, 8 Desember 2022.
Acara sosisalisasai SABER PUNGLI di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Jember yang dilaksanakan di aula PB.Sudirman dan mengundang seluruh jajaran kepala sekolah jenjang SD, SMP dan SMA dihadiri langsung oleh Bapak H.Hendy, bupati Jember kita tercinta.
Dalam pembukaannya, di hadapan kurang lebih 778 undangan, beliau mengucapkan salam penuh hormat kepada guru yang kini mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Salam takdim yang disampaikan beliau sebagai bentuk penghornatan bahwa guru adalah orang tua yang kedudukannya sama dengan orangtua kandung, keduanya adalah wakil Allah di bumi. Beliau menyebutkan bahwa para kepala sekolah yang hadir dalam undangan itu termasuk para pejabat menjadi seperti sekarang juga karena guru. Negeri ini menjadi makmur juga karena guru.
Demikian mulyanya guru sehingga giatnya perlu dilindungi dengan mendapatkan sosialisasi Saber Pungli, agar setiap langkahnya dalam meningkatkan layanan terhadap siswa tak tergelincir pada tindakan yang disebut pungutan liar. Sebaik dan seikhlas apapun tindakan yang dilakukan untuk peningkatan pelayanan pendidikan perlu kehati-hatian dan perlu pengetahuan luas dan mendalam agar tak terjerat hukum tindakan korupsi. Ke depan, negeri ini akan semakin baik, administrasi Indonesia akan semakin baik. Anak didik dan orangtua akan memiliki pengetahuan yang semakin meningkat, kebijakan bapak-ibu guru dan kepala sekolah akan semakin terkoreksi.
Banyak permasalahan dan kekurangan sekolah yang tentu menjadi pemikiran kepala sekolah dan guru untuk menuntaskannya. Dalam hal ini bapak bupati menghimbau agar kepala sekolah tidak berpikir sendiri. Beliau menyampaikan sebuah konsep sekolah berbasis orang tua/ wali murid agar para orang tua maupun wali murid juga memiliki tanggungjawab terhadap putra-putrinya. Beliau menambahkan agar sekolah melakukan pendekatan kepada orangtua secara kekeluargaan, dan mengoptimalkan sinergi dengan semua pihak dalam meningkatkan pelayanan terhadap anak didik.
Tidak hanya menghibau, beliau juga mencontohkan telah memberikan sumbangsih kepada sekolah sekolah, bukan maksud menyombongkan diri, namun untuk memberikan tauladan agar bisa diikuti. “Ayok gede-gedean nyumbang sekolah, saingan karo bupati,” ucap beliau dengan senyumnya yang khas mengakhiri sambutan dan sekaligus membuka secara resmi acara Sosialisasi SABER PUNGLI di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Jember
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh berbagai pihak, yaitu perwakilan bupati, Kajari, Polres dan Dandim. Pemaparan materi yang hampir 2 jam tentu saja bukan hal yang mudah untuk diingat, semua peserta tentu saja menunggu materi yang akan segera disebarkan oleh panitia. Semoga saja penantian ini tak lama.
Sebagai bentuk pemahaman, tentu saja ada beberapa pertanyaan yang terjadi di lapangan. Dari ke empat pertanyaan yang dipilih moderator, ada sebuah permohonan dan pertanyaan menarik yang disampaikan oleh Bapak Drs, Syaiful Bahri selaku ketua MKKS kabupaten Jember. Hal pertama yang disampaikan oleh kepala sekolah yang merangkap sebagai dosen ini adalah permohonan agar bila suatu ketika ada guru maupun kepala sekolah yang tersandung atau langkahnya tergelincir dianggap melanggar hukum supaya tetap diperlakukan dengan baik selayaknya penghormatan kepada guru selama penyelidikan sampai proses hukum berlangsung agar tak ada beban moral terhadap keluarga dan lingkungannya. Selanjutnya, Bapak yang dikenal dengan nama Budi Asmara ini bertanya,”Bolehkan sekolah membantu para siswa dalam hal pemenuhan foto dan seragam, mengingat kondisi lingkungan masyarakat maupun letak geografis yang sulit untuk memenuhinya? Apa iya, siswa akan dibiarkan mengenakan seragam biru yang ke biru-biruan atau merah yang kemerah-merahan?”
Pertanyaan di atas langsung mendapatkan jawaban bahwa sekolah sebaiknya tetap menerima meski foto yang diserahkan tidak seragam atau pun sedikit kusam. Jawaban ini tentu saja menggantungkan tanya “Apakah iya, foto identitas siswa yang dipasang untuk raport dan ijazah yang akan digunakan selama hidup siswa akan menggunakan foto seadanya yang bisa jadi bila tidak memenuhi standart tertentu akan mudah lusuh bahkan pudar bersama waktu?
Keterbatasan waktu pun tidak memberi keleluasaan kepada pemateri untuk menjawab tuntas, namun beliau-beliau telah mempersiapkan diri sebagai tempat berkonsultasi dan bersinergi dalam menuntaskan pungli. Semoga pembagian materi, alur konsultasi dan kontak person yang bisa dihubungi segera terbagi di grup whatsap kami, agar kami tak salah langkah dalam mengambil kebijakan untuk melayani anak negeri.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
