Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menumbuhkan Pemaham Literasi di Sekolah
gurusiana.id/herminagustii

Menumbuhkan Pemaham Literasi di Sekolah

Oleh: Hermin Agustini

SMPN 4 Tanggul

Literasi bukan sekadar kemampuan merangkai huruf menjadi kata atau menyalin ulang kalimat dari sebuah buku. Literasi adalah proses berpikir kritis dan memanfaatkannya sebagai solusi permasalahan yang dihadapi. Peran guru bukan hanya sebagai instruktur, melainkan sebagai teladan yang ikut menyelam dalam dunia literasi bersama siswa. Melalui pembiasaan membaca lima belas menit sebelum pelajaran dimulai, kita sedang menanam benih karakter dan kecerdasan emosional. Hal ini telah digaungkan oleh pemerintah melalui Gerakan Literasi Sekolah sejak tahun 2016.

Dalam sesi ini, siswa diberikan kebebasan memilih jendela dunia mereka sendiri, buku apa pun yang mereka sukai, selama bersih dari unsur SARA dan pornografi. Namun, kebebasan ini tetap membutuhkan bimbingan. Guru hadir untuk menunjukkan bahwa membaca bukan sekadar aktivitas pasif. Kita mengarahkan siswa untuk mulai mengenali identitas buku secara detail: siapa penulisnya, siapa penerbitnya, dan apa yang ingin disampaikan oleh sampulnya. Ini adalah tahap "perkenalan" yang sangat penting agar siswa menghargai sebuah karya secara utuh.

Tujuan akhirnya agar siswa tidak hanya mampu menulis ulang isi buku, tetapi mampu menjadikan informasi tersebut sebagai kompas untuk mencari jalan keluar atas permasalahan hidup yang mereka hadapi. Literasi adalah alat untuk bertahan hidup dan berkembang di dunia nyata.

Agar siswa tidak hanya "menyalin", guru dapat membimbing mereka melakukan resensi sederhana menggunakan langkah-langkah berikut:

1. Identifikasi , Kenali Wajah Buku. Siswa diminta mencatat identitas fisik buku untuk menumbuhkan ketelitian:

· Judul Buku: Apa judulnya?

· Penulis: Siapa yang menulis? (Guru bisa menjelaskan sedikit latar belakang penulis jika tahu).

· Penerbit & Tahun Terbit: Siapa yang menyebarluaskan ilmu ini?

· Ketebalan: Berapa jumlah halaman buku tersebut?

2. Pratinjau, amati sampul dan ilustrasi sebelum membaca teks. Ajak siswa mengamati visual. Apakah gambarnya menarik? Apa kesan pertama mereka terhadap warna dan desain sampulnya? Ini membantu membangkitkan imajinasi sebelum masuk ke isi.

3. Sinopsis Ringkas, apa isi ceritanya?. Siswa diminta menuliskan ringkasan cerita atau inti sari informasi menggunakan bahasa mereka sendiri. Tekankan untuk tidak menyalin kalimat dari buku, melainkan menceritakan kembali seolah sedang berbicara dengan teman.

4. Analisis Manfaat, apa yang saya pelajari?, Ini adalah bagian terpenting. Mintalah siswa menjawab pertanyaan:

· "Masalah apa yang dihadapi tokoh dalam buku ini?"

· "Bagaimana cara mereka menyelesaikannya?"

· "Jika kamu mengalami hal serupa, apakah ide di buku ini bisa membantumu?"

5. Opini dan Rekomendasi, suka atau tidak?. Siswa diminta memberikan pendapat pribadi. Apakah bahasanya mudah dipahami? Mengapa buku ini menarik untuk dibaca teman-teman yang lain? Ini melatih keberanian siswa dalam berpendapat secara jujur dan objektif.

Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan agar kegiatan membaca lima belas menit tidak lagi menjadi rutinitas yang membosankan, melainkan sebuah petualangan intelektual yang mempersiapkan siswa menjadi pribadi yang kritis dan solutif. Bila hal ini telah dipahami oleh para guru dan telah dilaksanakan, maka literasi tentu telah menjadi budaya yang dampaknya tampak pada tingkat keberhasilan pendidikan Indonesia. Berhasilkah kita?

NdaeCha, 25 Desember 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post