Penguatan Kepala Sekolah dan Pengawas dalam Rangka Transformasi Pendidikan Kabupaten Jembe
Oleh: Hermin Agustini
SMPN 4 Tanggul
#tagur 1#
Kamis, 11 Desember 2025, Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menjadi pusat kegiatan Penguatan Kepala Sekolah dan Pengawas dalam rangka mendorong transformasi pendidikan di Kabupaten Jember. Kegiatan ini diikuti 250 Kepala Satuan SMP Negeri dan Swasta yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 WIB, dihadiri 125 kepala satuan pendidikan, disusul sesi kedua pada pukul 13.00 WIB dengan jumlah peserta yang sama.
Acara menghadirkan Dr. Itje Chodidja, MA sebagai narasumber utama. Sebelum memulai materi, MC mengimbau peserta untuk membisukan ponsel. Beberapa detik kemudian, suasana ruangan berubah hening ketika Dr. Itje membunyikan lonceng kecil di tangannya. Momen itu menjadi penanda dimulainya pembelajaran bersama. “Mari kita sama-sama belajar. Saya berdiri di sini bukan karena saya lebih pintar, tetapi karena kita semua sedang belajar,” ujarnya, menciptakan suasana penuh perhatian dan fokus.
Materi yang disampaikan terasa kuat namun mengalir ringan, penuh contoh nyata dan bukan sekadar teori. Setiap bagian materi menjadi ruang refleksi bagi para guru dan kepala sekolah untuk mengukur kembali kualitas kehadiran mereka dalam mendampingi siswa.
Dr. Itje menekankan bahwa guru maupun kepala sekolah harus hadir sepenuh hati, bukan hanya untuk siswa yang berprestasi, tetapi juga bagi mereka yang belum menemukan jalannya. “Kita tidak boleh membiarkan mereka patah hati lalu mencari validasi di tempat yang salah,” tegasnya.
Di tengah penyampaian materi, perhatian peserta kembali tersentak ketika Dr. Itje mengingatkan pentingnya kesungguhan. “Bapak-Ibu, kita sedang berbicara tentang masa depan anak bangsa. Maka jangan ‘disambi’ dengan membaca HP,” ujarnya, bukan sebagai teguran keras, tetapi sebagai koreksi lembut untuk meneguhkan komitmen kehadiran penuh.
Tanpa jeda, tanpa coffee break, para peserta mengikuti rangkaian materi dengan antusias dan tanpa rasa lelah. Ajakan untuk hadir sepenuh hati terbukti membuat suasana tetap hidup dan penuh konsentrasi.
Keterbatasan waktu akhirnya menutup kegiatan tersebut, namun tidak mengurangi semangat peserta untuk terus melakukan refleksi diri. Para kepala sekolah dan pengawas pulang dengan kesadaran baru untuk menempatkan diri sebagai bagian penting dalam proses transformasi pendidikan, dan memastikan setiap langkah dilakukan dengan sepenuh hati demi masa depan anak-anak bangsa. (NdaeCha, 12 Desember 2025)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
