Di Persimpangan
Oleh Hermin Agustini
SMPN 4 Tanggul
Ya Rabb… tak pernah aku sebingung ini. Jalan telah Kau bentangkan terang, namun kakiku gemetar seakan beban dunia menggantung di pergelangan.
Aku melangkah
tapi hatiku masih tertinggal
pada harapan utuh yang Kau runtuhkan perlahan
dengan kenyataan
Semua untaian cerita yang dulu kupeluk dengan doa, kini rantas oleh dusta Sunyi menjadi saksi betapa perih belajar merelakan
Ya Rabb… jalan ini berat, amat berat bagi hati yang pernah berharap utuh. Namun aku tahu, tak ada beban yang tak luluh bila Kau ridha di dalamnya.
Maka genggamlah langkahku ajarkan aku kuat dalam pasrah, ikhlas tanpa suara, dan tabah meski air mata menjadi bahasa doaku.
Jika harus sendiri, biarlah bersama-Mu. Jika harus luka, biarlah bernilai pahala. Sebab aku percaya, di ujung perih ini ada damai yang telah Kau siapkan.
NdaeCha,6 Januari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
