Iringi dengan Doa, Bekali dengan Adab dan Ilmu
Oleh: Hermin Agustini
SMPN 4 Tanggul
Dalam setiap tarikan napas perjuangan manusia, ada satu kekuatan yang sering kali tak kasat mata namun mampu menembus batas kemungkinan: Doa. Bagi anak saya, Halumma, doa bukan sekadar pelengkap, melainkan bekal utama dan kekuatan terbesar dalam mengukir cita-cita. Di penghujung masa sekolah menengah atas, doa-doa tersebut mewujud dalam sebuah langkah besar menuju ajang Seameo Search for Young Scientists (SSYS) di Penang, Malaysia.
Perjalanan ini bukan sekadar tentang mengejar medali atau pengakuan akademis. Lebih dari itu, ini adalah tentang menanamkan nilai sopan santun dan adab bergaul. Ada pemahaman mendalam bahwa ilmu tanpa adab adalah hampa. Agar ilmu yang diperoleh Halumma tetap barokah dan bermanfaat bagi sesama, ia diajarkan untuk merunduk saat berilmu dan menghormati sesama dalam setiap interaksi. Prestasi di Malaysia hanyalah bonus; karakter yang luhur adalah tujuan yang abadi.
Keberangkatan ke Penang tidak terjadi dalam semalam. Ada bulan-bulan penuh peluh yang dihabiskan bersama guru pembimbing dan pendamping. Persiapan mereka melampaui batas-batas riset dan materi presentasi. Para remaja ini ditempa untuk menjadi duta budaya, mengasah logika dan ketajaman berpikir ilmiah, berlatih tari tradisional yang dirangkai indah demi menunjukkan keelokan wajah Indonesia di mata dunia, membangun kepercayaan diri untuk berdiri tegak di kancah internasional.
Di tanah semenanjung itu, Halumma dan rekan-rekannya belajar tentang makna tanggung jawab yang sesungguhnya. Mereka tidak lagi bergerak hanya demi nilai pribadi atau nama baik sekolah. Di pundak mereka, ada nama Indonesia. Mereka belajar bahu-membahu, membuang ego individu demi soliditas tim. Keberhasilan satu orang adalah keberhasilan bangsa, dan kesulitan satu orang adalah beban bersama. Inilah esensi pendidikan yang sesungguhnya: melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan mencintai tanah airnya dengan sepenuh hati.
Perjalanan ke Penang bukan sekadar kompetisi sepekan, melainkan sebuah laboratorium kehidupan tempat doa, adab, dan kerja keras menyatu menjadi bekal masa depan yang gemilang.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
