Katakan Saja
Oleh: Hermin Agustini
SMPN 4 Tanggul
Jingga pagi ini bersolek indah.
Memantul keemasan molek di ujung dahan.
Namun di balik jendela ini, musim serasa berbeda.
Ada badai yang diam-diam merubuhkan raga.
Kita duduk berhadapan, namun sejauh kutub.
Ada pintu yang tertutup, ada kata terkatup.
Kau tersenyum, tapi matamu bicara sebaliknya.
Seperti rumah megah tanpa penghuni.
Untuk apa bertopeng setegar karang?
Jika di dalamnya, cinta kita sudah lama gersang
Aku tak butuh kasih yang dipahat dari rasa kasihan
Atau raga yang menetap dalam gersang
Jika memang namaku tak lagi membuatmu rindu,
Katakan saja, jangan biarkan aku menjadi benalu.
Sebab lebih baik aku pulang kepada syahdu.
Daripada di sini mempertahankan sunyi yang pilu.
Lepaskan genggaman itu jika hanya beban.
Karena "kita" yang dipaksakan, hanyalah siksaan.
NdaeCha, 25 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
