Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Pembelajaran Daring Selama Pandemi Corona (Tugas1-SaguSabu 1 online)

#TugasdariPakEko

#Tugas_Sabusabu1_Daring

.

Covid-19 yang melanda dunia merupakan ujian terbesar bagi umat manusia di muka bumi ini. Hampir semua negara terkena dampak oleh virus ini, tak terkecuali Indonesia.

Untuk mencegah penyebaran covid-19 di Indonesia pemerintah melakukan physical distancing. Salah satu cara yang yang bisa dilakukan untuk menerapkan physical distancing adalah tetap tinggal di rumah saja atau stay at home. Dengan tetap tinggal di rumah saja seseorang dapat menjaga jarak fisik dengan orang lain dan diharapkan rantai penyebaran virus dapat diputus

Kegiatan belajar mengajar yang selama ini dilakukaan secara tatap muka selama pandemi corona melanda dialihkan ke rumah. Guru memberikan pembelajaran dengan menggunakan model dalam jaringan (daring).

Di tempat saya mengajar, SMPN 2 Dumai model daring dilaksanakan oleh guru dengan menggunaan aplikasi google classroom, whatsapp, zoom dan video call.

Di awal pemberlakuan SFH saya menggunakan aplikasi zoom untuk menyampaikan materi pembelajaran, tapi ini tidak berlangsung lama. Isu di masyarakat bahwa yang memakai aplikasi ini datanya dapat diretas membuat orang tua menguninstall aplikasi ini di android mereka.

Sebagai penggantinya saya menggunakan aplikasi google classroom. Kelima kelas yang saya ampu masing-masing saya buatkan kelasnya di google classroom. Materi pembelajaran saya berikan kepada siswa melalui google classroom siswa mejawabnya di buku latihan, nanti jawaban diphotokan ke saya melalui aplikasi Whatsapp.

Berbagi kendala dijumpai dalam pembelajaran menggunakan model daring. Belajar menggunakan model daring mengharuskan guru dan siswa terhubung dengan internet. Bagi siswa yang berasal dari keluarga ekonominya mampu ini tidak masalah. Apalagi yang di rumah mereka fasilitas wifi tersedia. Pembelajaran dengan model daring membuat mereka fine-fine saja.

Tapi masalahnya tidak seluruh siswa dapat mengakses internet dengan mudah. Faktor ekonomi merupakan penyebabnya. Pemberlakuan di rumah saja menyebabkan sebagian orang tua tidak dapat bekerja. Bagi orang tua yang pekerja harian mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan. Padahal untuk keperluan hidup sehari-hari mereka menggantungkan hidup dari penghasilan harian tersebut.

Jangankan untuk membeli paket data internet, membeli kebutuhan pokok sehari-hari saja mereka kesulitan.

Untuk kasus seperti ini materi pembelajaran dan tugas untuk siswa disediakan berupa hard copy. Orang tua diharapkan datang ke sekolah untuk mengambil materi pembelajaran yang sudah dititipkan pada petugas keamanan sekolah. Siswa mempelajari materi pembelajaran di rumah dibimbing orang tua dan mengerjakan latihan. Latihan yang sudah dikerjakan diantar kembali ke sekolah. Guru mapel nanti menjemput latihan siswa untuk dikoreksi.

Untuk kasus seperti ini sedikit merepotkan, tetapi cara ini terpaksa ditempuh agar semua siswa dapat mengikuti pembelajaran. Semoga pandemi corona ini cepat berlalu sehingga pembelajaran dapat berlangsung kembali secara normal seperti sediakala. Aamiin

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post