Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Geliat SMPN 2 Dumai Menghadapi Tahun Ajaran Baru di tengah Pandemi (tagur ke 88)

#tantangangurusiana

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menegaskan bahwa tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai pada tanggal 13 Juli 2020. Walaupun sebagian besar daerah sudah memasuki new normal tapi pembelajaran tatap muka secara langsung (luring) belum bisa dilaksanakan.

Kota Dumai merupakan salah satu daerah di Riau yang masih berada pada zona kuning. Untuk tahun ajaran baru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai sudah mengintruksikan bahwa pembelajaran untuk tahun ajaran baru melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Untuk menyambut tahun ajaran baru secara PJJ SMPN 2 Dumai melakukan persiapan-persiapan. Adapun persiapan yang dilakukannya salah satunya adalah pelatihan pengggunanan media pembelajaran secara daring kepada seluruh tenaga pendidik.

Kepsek SMPN 2 Dumai, Hj. Saidataun Syabibah, S.Pd, M.Pd mengatakan pelatihan pembelajaran secara daring ini diberikan kepada guru agar KBM nanti berlangsung secara terencana, terukur, terpantau dan terjadwal dengan baik.

Diharapkan nantinya tidak ada lagi guru yang kesulitan menggunakan pembelajaran daring. Lebih lanjut Ibu Kepala Sekolah mengatakan agar seluruh pendidik mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Berbagai macam bentuk pembelajaran virtual diberikan kepada guru diantaranya jitsi meet, zoom meet, google clasroom dan Lark meeting. Guru diberikan pengetahuan cara menggunakan aplikasi ini dalam pembelajaran virtual nanti dengan siswa.

Untuk hari ini (Kamis, 25 Juni 2020) materi pelatihan diberikan oleh Ibu Ruzzi Insanita, S.Pd. Ibu Ruzzi menjelaskan bagaimana cara pemberian soal-soal ulangan secara daring kepada guru-guru dengan menggunakan google form.

Google Form adalah salah satu bagian dari fitur-fitur google yang dapat diakses melalui browser secara gratis. Fitur ini dapat mengumpulkan informasi dari banyak responden untuk berbagai kebutuhan.

Untuk KBM fitur ini bisa digunakan untuk memberikan ulangan kepada siswa. Beberapa rekan guru sudah ada yang memanfaatkan fitur ini sewaktu libur kabut asap melanda awal tahun ajaran baru kemarin. Lama tidak menggunakannya menyebabkan sebagian rekan guru lupa memakai aplikasi yang disediakan google ini.

Rekan-rekan guru sangat antusias dalam mengikuti setiap pelatihan yang diadakan. Situasi Pandemi seperti ini membuat guru mau tidak mau harus belajar tekhnologi. Guru harus melek tekhnologi. Guru yang tidak mau belajar tekhnologi akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Hal itu akan mempengaruh profesionalitas dirinya.

Dasar itulah yang membuat seluruh rekan guru bersemangat mengikuti pelatihan. Karena semua rekan guru sadar akan pentingnya tekhnologi. Guru yang yang gagap tekhnologi akan menurunkan kredibiltasnya dihadapan siswa. Siswa-siswa cenderung akan bersikap underestimate terhadap guru, karena sejatinya siswa beranggapan bahwa guru itu adalah orang yang serba tahu.

//

Dumai, 25-06-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post