Suami Baru Mamaku
#Tantangangurusiana
Sebuah paper bag diserahkan Om Anton kepadaku. Aku menatap saja pemberiannya. Sedikitpun aku tidak tertarik menerima pemberian dari laki-laki paruh baya itu. Setiap datang ke rumah ini selalu ada saja yang dibawakannya untukku. Walaupun aku tidak mau menerima tapi laki-laki itu tidak pernah bosan membawakannya.
“Rindu..., terima atuh Nak, pemberian Om Anton.” Wanita yang biasa aku panggil mama menatapku tajam.
Tatapan tajam dari wanita itu aku cuekin. Tanpa mempedulikan mereka berdua aku berlalu menuju kamarku.
“Maafkan Rindu ya, Mas.... Rindu masih perlu waktu untuk menerimamu.” Masih sempat kedengar suara mama berbicara dengan laki-laki itu.
Om Anton adalah teman dekat mama. Aku tidak pernah melarang mama untuk dekat dengan lelaki manapun. Aku tahu mama masih muda dan cantik. Kepergian papa tiga tahun yang lalu sudah cukup lama. Wajar kalau mama sudah mulai mencari pengganti papa. Tapi yang aku tidak bisa terima kenapa harus dengan Om Anton. Aku tidak suka laki-laki itu. Laki-laki mata keranjang.
Sebelumnya aku menerima Om Anton sebagai teman dekat mama. Karena aku lihat dia cukup baik dan sayang kepada mama. Tapi semua penilaian positifku buat laki-laki itu hilang bagai buih di tengah lautan. Perjumpaanku dengan Om Anton dan sahabatku Karina satu bulan yang lalu membuka belang siapa sebenarnya Om Anton.
Karina menceritakan tentang laki-laki itu kepadaku. Laki-laki itu adalah sugar daddynya Karina. Sudah semenjak Karina kelas dua SMA mereka berhubungan. Om Anton memiliki istri. Tapi istrinya sudah lama stroke. Istri Om Anton tidak mengizinkan suaminya untuk menikah lagi. Menjadikan Karina sebagai sugar baby adalah tindakan yang dipilih Om Anton.
Karina yang waktu itu masih labil dan hidup ditengah keluarga yang brokem home menerima tawaran jadi sugar babynya Om Anton. Semua fasilitas dan kebutuhan Karina dibiayai oleh laki-laki kaya itu.
Setelah istrinya meninggal Om Anton melepaskan Karina sebagai sugar babynya. Sebuah apertemen, butik dan uang yang banyak diterima Karina. Dua tahun lebih menjadi sugar baby laki-laki itu membuat Karina jadi gadis yang kaya. Om Anton memberikan semua kepada Karina sebagai imbalan sudah menemaninya. Dengan bekal dari laki-laki itulah Karina sekarang membiayai hidup dan kuliahnya.
Selepas meninggakan Karina laki-laki itu mendekati mamaku. Gayung bersambut, mama menerima Om Anton. Om Anton dulu adalah cinta pertama mama. Cinta lama dua insan itu semasa SMA bersemi kembali.
Bukti-bukti yang ditunjukan Karina kalau dia dahulunya sugar babynya Om Anton sangat meyakinkanku. Karinapun sebenanya tidak mau menceritakan tentang Om Anton. Tapi karena aku yang memaksa Karina menceritakannya.
Karina mau menceritakan karena aku sahabatnya. Karina meminta agar aku hati-hati dengan Om Anton. Karena dari cerita Karina , Om Anton penyuka daun muda. Walaupun Karina sudah jadi sugar babynya Om Anton tapi laki-laki itu masih sering bermain dengan perempuan-perempuan sebaya Karina.
Mendengar semua cerita Karina membuatku muak dan jijik pada laki-laki itu. Aku sudah berusaha menceritakan kepada mama tentang laki-laki itu. Tapi cinta memang buta. Mama tidak mempercayai ceritaku. Mama malah menuduh Karina sengaja mendekati Om Anton karena tertarik dengan uangnya Om Anton.
Usaha-usaha yang aku lakukan untuk membuktikan kebusukan Om Anton kepada mama tidak berhasil. Mama lebih percaya kepada mantan pacarnya itu dari pada anaknya. Bahkan hubungan mereka nampak semakin akrab saja. Mereka layaknya sepasang anak muda yang baru jatuh cinta.
Mempertemukan Karina dan Om Anton sudah aku upayakan. Aku sengaja mengajak Karina bertemu dengan Om Anton tanpa sepengetahuannya. Tapi Om Anton sangat pandai bersandiwara. Sedikitpun dia tidak memperlihatkan sikap mengenal Karina sebelumnya. Karinapun membuat aku kesal karena di depan laki-laki itu mulutnya seakan terkunci.
bersambung
Dumai 15-Juni-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan