Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Pelarangan Penggunaan Kantong Plastik, Suatu Tindakan Bijak (tagur hari ke 95)

#tantangangurusiana

 

Tayangan berita di salah satu televisi swasta nasional tentang pelarangan penggunaan kantong plastik di DKI Jakarta adalah tindakan yang sangat bijak. Betapa tidak, karena kantong plastik penyumbang terbesar sampah an oragnik saat ini.

Kebijakan  Pemprov  DKI Jakarta  layak diacungkan jempol dan semoga ini bisa diikuti oleh daerah-daerah lainnya.  Kebijakan yang sangat berpihak kepada lingkungan.

Pelarangan pemakain kantong plastik sebagai pembawa belanjaan tidak dipungkiri akan membawa dampak positif dan negatif.  Dampak positifnya sudah jelas penumpukan sampah akan berkurang. Karena di setiap tempat pembuangan sampah bisa dilihat bahwa plastiklah yang  mendominasi   tumpukan sampah.

Sampah plastik sangat berbahaya karena perlu waktu yang sangat lama membuat plastik bisa terurai. Perlu waktu 10 sampai 1000 tahun agar bisa terurai dalam tanah.

Kebiasaan sebagian  masyarakat yang membuang sampah sembarangan juga membahayakan organisme sekitar. Kantong plastik yang dibuang ke sungai bisa menyebabkan organisme yang ada di sungai terperangkap ke dalam kantong plastik tersebut.  Mereka bisa mati jika terperangkap terlalu lama dalam plastik.

Dampak positif lain pelarangan penggunaan kantong plastik adalah akan membuat tumbuhnya industri-indutri kreatif yang akan  mencari media lain pengganti kantong plastik. Semoga media baru tersebut ramah lingkungan dan dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Salah satu media sebagai pengganti penggunaan  kantong plastik adalah dengan menggunakan pembungkus dari bahan organik. Salah satu bahan organik pengganti kantong plastik adalah mengunakan anyaman bambu. Anyaman bambu adalah bahan yang ramah lingkungan dan pembuatannya memerlukan keterampilan tangan.  Ini akan membuat lapangan kerja baru. Home industri bisa tumbuh untuk memproduksinya.

Dampak negatif dari pelarangan penggunaan kantong plastik adalah akan menyebabkan pabrik penghasil plastik akan menyetop produksinya, otomatis akan berpengaruh kepada karyawan.  Tapi dampak ini tidak sebanding dengan kerusakan nakibat penggunaanya.

Kepada seluruh masyarakat diharapkan mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta. Marilah kita beralih menggunakan kantong belanjaan yang ramah lingkungan. Ingat, bumi yang kita tempati  ini bukan warisan dari nenek moyang kita, tapi pinjaman dari anak cucu kita. Mari kita jaga bumi ini.

 

Dumai. 2 Juli 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post