Bandrek (Tagur hari ke 129)
#tantangangurusiana
Empat hari berkutat di depan laptop membuat perhatianku terhadap misua jadi berkurang. Mengampu dua mata pelajaran dengan jenjang kelas yang berbeda membuat aku harus menyediakan tiga power point dan tiga video setiap minggunya.
Membuat video betul-betul melelahkan. Padahal aplikasi yang aku gunakan tidak terlalu susah. Aku membuat video hanya menggunakan aplikasi bandicam. Aplikasi dengam rekam layar dan tampak wajah aku buat dan kirim ke siswa yang aku ampu.
Aku ingin anak-anak merasakan kehadiranku waktu mengajar. Aplikasi gratis yang aku pakai membuat video harus sering diulang, karean durasi waktu yang sering berlebih he..he..
Bandicam hanya menyediakan waktu sepuluh menit, durasi yang aku gunakan sering lebih. "Mama beli aplikasnya biar nyaman rekam videonya," kata si sulungku.
Bukan tak mau beli, tapi aku tak paham cara belinya. Udahlah, biar pakai yang gratis saja, batinku.
"Mama, temanin minum bandrek dong," suara misua mengagetkanku yang lagi termenung di depan laptop. Tagur untuk hari ini belum di tulis. Aduh gimana nih?
Ya udah, mengikuti ajakan suami lebih utama. Aku segera ganti baju dan ikut misua.
Jam 10 malam di tempat bandrek ramai dengan pengunjung yang rata-rata laki-laki, membuatku sedikit risih. Takut tidak terkejar nanti kirimn tulisan ke blog aku memgetik sambil menemani misua minum bandrek. Jadilah tulisan ini.
Bandrek adalah minuman hangat yang terbuat dari bahan utamnya jahe, gula aren yang ditambah dengan serai. Habis minum bandrek aku merasa badan sangat segar.
Pantas misua suka minum ke sini. Ternyata badan sangat nyaman setelah mminum minuman ini. Selama ini aku tak pernah tertarik untuk meminumnya. Kalau diajak misua biasanya aku cuma duduk. Tapi kali ini aku mencoba meminumnya. Kayaknya akan sering ke aini nih... he..he..
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan