Makna Kemerdekaan Menurut Putraku (Tagur ke -139)
#tantangangurusiana
Pandemi Covid-19 membuat si sulung belajar dari rumah. Impian mau masuk asrama ke SMA Plus milik Pemerintah Provinsi Riau terpaksa dipendam. Aku tahu si sulung sudah lama mengimpikan sekolah di sana.
Aku berusaha mempengaruhinya agar bersekolah di Dumai saja. Aku yakin dengan berbagai piagam yang dimilikinya dan nilai rapornya yang bagus dia bisa masuk ke sekolah terbaik di Kota Dumai. Tapi putraku menolak. Alasannya karena dia ingin berteman dengan teman-teman terbaik dari setiap kabupaten/kota yang di Propinsi Riau.
Suamiku mendukung keputusannya. Kebijakan tidak mengizinkan calon siswa menggunakan android di sana menurut suamiku sangat baik dan pendidikan mengutamakan karakter bagus untuk putra kami. Aku akhirnya mengizinkan. Tahapan tes diikuti oleh putraku dan Alhamdulillah dia berhasil diterima di sana.
Pembelajaran selama pendemi diikuti putraku dengan semangat. Seluruh perlengkapan untuk PJJ kami siapkan. Alhamdulillah, rejeki anak memang selalu ada. Laptop baru dan andoid bisa kami belikan. Jaringan wifi di rumahpun juga tersedia. Putraku bisa belajar dengan aman.
Terbakarnya gedung provider Telkomsel di Pekanbaru membuet aktivitas pembelajaran si sulung jadi terganggu. Putraku sempat mengeluhkannya. Sehingga kami membelikan paket data dari provider lain. Tapi nampaknya kejadiannya membuat dia nampak sedikit tidak nyaman. Tugas dari sekolahnya membuat sebuah video dalam rangka menyambut HUT RI ke 75 sempat membuatku tersenyum. Video yang aku temukan link instagramnya di history WA ibu wali kelasnya .
Di dalam video itu putraku mengatakan makna kemerdekaan baginya adalah “ketika jaringan internet tidak bermasalah”. Aku tersenyum mendengar jawabannya. Diantara jawaban-jawaban yang ada dari beberapa orang temannya, putraku menjawab lain dari yang lain.
Yah... aku menghargai jawabannya. Itu mungkin jawaban yang jujur berdasarkan situasi dan kondisi saat ini. Suamikupun tersenyum mendengar pernyaan putra kami di video.
Semua orang bisa berbeda-beda memaknai kemerdekaan. Bagiku kemerdekaan adalah mengajar tanpa rasa beban. Bagi suamiku kemerdekaan adalah dapat bekerja tanpa ada tekanan. Bagi putri bungsuku kemerdekaan sering diajak jalan-jalan ke pantai. Dan bagaimana makna kemerdekaan menurut anda ?
Dumai . 17-08-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan