Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Dilema PJJ, Susahnya Menagih Tugas Siswa (T-223)

#tantangangurusiana

Minggu ke enam belas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) membawa dilema tersendiri bagi guru. Kenapa tidak ? Dari enam belas minggu pertemuan rata-rata tiap kelas paling sedikit ada empat atau lima orang siswa yang tugasnya tidak lengkap.

Berbagai upaya dilakukan oleh guru mapel agar siswa mau mengirimkan tugas. Usaha yang dilakukan mulai dari menghubungi anak via WA ataupun menelpon anak langsung. Sebagian ada yang memberikan respon dengan mengirim tugas. Sebagian lagi ada yang slow respon. Chat yang dikirim via WA dibaca tapi tidak dibalas. Ditelepon tapi siswa tidak mau menerima telepon.

Perlu kesabaran ekstra meminta anak agar melengkapi tugas. Mengirim WA dan menelpon untuk meminta mereka agar bergegas melengkapi tugas. Tapi anak-anak seakan lupa.

Gagal menghubungi anak, guru mapel mencoba meminta bantuan wali kelas, dengan harapan semoga wali kelas bisa meminta bantuan kepada orang tua siswa. Terkadang wali kelas pun tidak berhasil menyuruh anak melengkapi tugasnya walaupun sudda menghubungi orang tua mereka.

Hal ini disebabkan ada orang tua yang bisa diajak bekerjasama dan ada yang cuek terhadap tugas anak mereka. Disinilah dilema terjadi. Dalam menulis nilai guru harus objektif. Artinya anak kalau tidak mengerjakan tugas ditulis nilainya 0. Ini akan menyebabkan nilai siswa akan rendah karena banyak nilai yang kosong.

Mengunjungi siswa ke rumah (home visit) sudah dilakukan, walaupun mengunjungi tempat tinggal siswa ada kekhawatiran akan bahaya covid 19. Siswa dan ortu berjanji melengkapi, tapi janji hanya tinggal janji. Memanggil siswa dan ortu ke sekolah juga sudah dilakukan, tapi tidak memberikan hasil signifikam

Menulis nilai 0 buat siswa yang tidak mengirim tugas terasa sangat berat. Tidak ditulis ini sudah merupakan kesepakatan. Alhasil untuk rapor PTS kemarin nilai siswa banyak yang rendah, karena tugas mereka tidak lengkap.

Alhasil, guru menagih tugas ke anak. Kondisi pandemi menuntut agar kita memiliki imun yang bagus. Menuntut tugas kepada siswa dikhawatirkan akan membuat psikis anak akan tergangg sehingga gampang meneyebabkan mereka sakit. Tetapi harus bagaimana ?

Mungkin rekan-rekan guru di sini punya kiat bagaimana menghadapi siswa yang susah mengumpulkan tugas ? Mohon berbagi ....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post