Sudahkah Anda Menjadi Guru Merdeka Berkarya ? (T-224)
#tantangangurusiana
Sudahkah Anda Menjadi Guru Merdeka Berkarya ?
Oleh : Hj. Lili Herawati, S.Pd, M.Pd.
Sudahkah anda menjadi guru merdeka berkarya ? Pertanyaan tersebut sederhana, tetapi mempunyai makna yang dalam. Jika pertanyaan itu diajukan kepada guru sebagai ujung tombak pendidikan tidak semua guru akan memberikan jawaban kalau mereka “sudah” menjadi seorang guru yang merdeka berkarya.
Menjadi guru merdeka berkarya tidak mudah. Perlu semangat, keuletan dan kerja keras. Seorang guru yang sudah puas dengan apa yang dimilikinya, tidak mau menerima pembaharuan akan sulit menjadikan dirinya menjadi seorang guru yang merdeka berkarya.
Mampukah kita menjadi guru merdeka berkarya ? Jawabnya pasti mampu. Guru sebagai insan pendidik memiliki empat kompetensi yaitu, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Dengan empat kompetensi yang dimilikinya seharusnya guru mampu menjadikan dirinya guru merdeka berkarya.
Kondisi Pandemi Covid-19 memberikan kesempatan kepada guru untuk menjadi pendidik yang merdeka berkarya. Pembelajaran jarak jauh secara daring menuntut guru untuk mencari berbagai variasi dalam pembelajaran. Pembelajaran Jarak Jauh yang dilaksanakan secara menoton akan membuat peserta didik bosan dan kehilangan semangat belajar.
Guru harus memiliki kreativitas dalam mengajar agar peserta didik bersemangat mengikuti pembelajaran. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan memberikan kebebasan bagi guru dalam menentukan cara pembelajaran yang digunakan selama PJJ. Berbagai aplikasi tersedia.. semua aplikasi dapat dimanfaatkan oleh guru, asal guru mampu memanfaatkannya.
Bagi guru-guru yang terbatas kemampuan dalam pemanfaatan media pembelajaran bisa mengikuti beragai webinar selama pandemi. Banyak pelatihan-pelatihan online baik yang gratis maupun berbayar yang diadakaan bertujuan untuk meningkatkatkan kreativitas guru. Semuanya bertujuan agar guru dapat lebih mengembangkan kompetensi yang dimilikinya. Semua pilihan ada pada guru. Mau menjadi guru biasa saja atau guru luar biasa. Untuk itu semangat, kerja keras, dan keuletan guru diperlukan di sini.
Banyak guru yang selama ini awam dengan dunia IT jadi mengetahui dan mahir menggunakannya. Berkat semangat dan keuletan guru-guru sudah bisa membuat video pembelajaran sendiri. Menggunakan video pembelajaran sendiri akan membuat peserta didik memiliki kedekatan emosional lebih dengan guru.
Merdeka berkarya bagi seorang guru tidak saja dalam hal mengajar. Guru juga dapat mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya sehingga dapat menghasilkan karya-karya yang bermanfaat dalam dunia pendidikan. Salah satu potensi diri yang bisa dikembangkan oleh guru adalah menulis. Dengan kemampuan menulis yang dimilikinya guru bisa menghasilkan karya.
Acara yang ditaja oleh Media Guru dan Blog Guru Siana merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk menjadikan guru merdeka berkarya.
Mempunyai buku dulu hanya mimpi bagi sebagian guru, tapi sekarang tidak lagi.Ratusan ribu guru sekarang sudah menghasilkan karya berupa tulisan-tulisan. Tulisan yang ditulis guru dalam Blog Guru Siana adalah bukti bahwa guru dapat menulis. Guru dapat berkarya melalui berbagai bentuk tulisan yang disenanginya.
Penulis termasuk salah seorang yang merasa sangat beruntung, karena berkat Media Guru dan Blog Guru Siananya serta jajaran pengurusnya penulis berhasil menghasilkan karya berupa buku tunggal dan beberapa buku antologi. Suatu karya yang membuat penulis lebih termotivasi untuk menghasilkan karya berikutnya.
Merdeka berkarya membuat guru bebas mengeksperikan karyanya, mengelola dan mengaplikasian pengetahuannya. Merdeka berkarya diharapkan akan membuat guru selalu termotivasi mencari inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran. Sehingga diharapkan nantinya inovasi tersebut akan dapat meningkatkan kuliatas pendidikan di Indonesia
Teruslah berkarya guru Indonesia, jangan sia-siakan kesempatan yang diberikan kepadamu untuk menampilkan karya-karya terbaikmu. Marilah kita terus mengasah diri kita agar kita bisa menjadi guru yang lebih bermutu. Orang hebat dapat menghasilkan beberapa karya bermutu, tapi guru bermutu dapat menghasilkan ribuan orang hebat.
Hj. Lili Herawati, S.Pd, M.Pd
Guru IPA di SMPN 2 Dumai. Menyelesaikan S.1 jurusan pendidikan Fisika di IKIP Padang tahun 1998 dan S.2 jurusan Manajeman Pendidikan di Universitas Riau tahun 2013. Penulis bisa dihubungi melalui no HP/WA **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan