Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Cinta Untuk Ririn (Part 1 ) T-272

#tantangangurusiana

.

Ririn memandang cowok yang baru masuk ke kantor tempat dia bekerja. Ingatannya melayang sepuluh tahun yang silam sewaktu dia masih pakai seragam abu-abu. Yah... tak salah lagi cowok yang baru saja datang itu adalah Fariz yang selalu dibela Ririn kalau ada yang suka usil sama cowok itu. Fariz sang kutu buku yang terkenal kudet dan cupu. Fariz yang dulu sering jadi olok-olokan teman sekelas. Tapi... Fariz sekarang sungguh jauh berbeda.

Ragu-ragu Ririn mendekati cowok itu. Dia mau menegur, tapi takut salah orang. Bagaimana kalau dia bukan Fariz ? Nanti dia dianggap sok akrab.

Langkah Ririn jadi terhenti seketika ketika seorang perempuan cantik mendekati cowok itu. Tania, perempuan itu adalah anak pemilik perusahaan tempat dia bekerja. Tania yang juga teman kuliahnya. Tania yang sering merasa iri dan selalu mempermalukan Ririn.

Ririn tidak tahu kalau dulu perusahaan ini milik orang tua Tania. Susah mencari pekerjaan membuat Ririn bertahan di sini. Ririn perlu pekerjaan ini untuk membantu mama membiayai kuliah dua orang adiknya.

Ririn mundur. Ririn tidak mau mencari masalah dengan Tania. Lebih baik cari aman, pikir Ririn.

“Hai...Fariz apa khabar ?” suara Tania yang dimanja-manjakan terdengar oleh Ririn.

Tidak terdengar jawaban dari Fariz. Cowok itu berlalu menuju ruang direktur utama, Pak Prambudi papanya Tania.

Tania mengikuti jejak langkah Fariz. Tidak terdengar suara dari ruang direktur utama. Ririn melihat sekeliling semua karyawan nampak asyik dengan pekerjaan masing-masing. Ririn masih nampak terdiam, hatinya masih diliputi tanya. Betulkan cowok tadi Fariz ? Tapi bukankah nama Fariz itu banyak ? Tapi kenapa Fariz nampak jauh berbeda? Sejuta tanya bergelut di benak Ririn.

“Rin.... Kenapa terbengong ?” Dita sahabatnya mengejutkan Ririn. “Yuk ke kantin. Lapar nih.” Lanjut Dita.

Ririn menatap jam tangannya. Waktunya makan siang. Perempuan manis itu berdiri mengikuti Dita yang sudah melangkah duluan.

*****

“Ririn dipanggil ke ruang Bos.” Suara Erika sekretaris Pak Prambudi memerintahkan Ririn untuk menjumpai bos mereka.

“Ya...Mbak.” Ririn menjawab cepat dan bergegas menuju ruangan Pak Prambudi.

Ada apa Pak Prambudi memanggi ? batin Ririn.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post