Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Karin (part 3 ) T-254

#tantangangurusiana

.

Malam itu Karin menginap di rumah Bude Airin. Seperti malam-malam sebelumnya setiap menginap di rumah budenya, Karin selalu mendapatkan nasehat-nasehat dari Bude Airin.

Bude Airin wanita yang lembut dan baik hati. Sifat Bude Airin menurun dari Bundanya, Nenek Karin. Teringat almarhum nenek, Karin jadi sedih. Dulu nenek adalah orang yang paling sering menjaga Karin kalau mama dan papa pergi berlibur dalam waktu yang lama.

Karin merasa damai di samping adik bungsu papanya ini. Karin tak bisa membayangkan kalau Bude Airin tidak ada. Dulu ada Mbak Dwi, ART mereka. Tetapi semenjak Mbak Dwi sudah berhenti bekerja di rumah mereka dan pulang kampung Karin hanya punya Bude Airin saja.

Malam itu Karin tidur ditemani budenya. Mereka banyak bercerita dengan budenya. Sedikit bisa menghibur hatinya yang sedih. Gadis itu tertidur dengan senyum yang tersunging di bibirnya. Manis sekali. Karin memang tidak secantik Sania, tapi Karin punya hati yang lebih lembut dibandingkan Sania.

Pelan-pelan Bude Airin bangun dari sampin Karin. Bude Airin meninggalkan ponakannya itu setelah Karin terlelap. Lembut diusapknya rambut Karin. Bude Airin menyelimuti Karin dengan kasih sayang. Dia kasihan pada gadis itu. Karin seperti anak tiri dalam keluraganya. Punya orang tua lengkap tapi tidak bisa merasakan kasih sayangnya.

Bude Airin menutup pintu kamar tempat Karin tidur. Lama dia termenung. Jujur dia sangat kasihan pada Karin. Tapi dia tidak punya solusi untuk membuat agar kakak ipar dan ponakannya bisa menyayangi Karin.

*****

Karin dibangunkan Bude Airin sewaktu suara azan shubuh berkumandang. Berdua mereka salat berjamaah. Bude Airin tamatan pesantren, beliau banyak mengajarkan kepada Karin dasar-dasar agama. Semua itu tidak pernah didapatkan Karin dari mama dan papanya.

Perubahan penampilan Karin juga berkat arahan Bude Airin. Karin diberikan alasan oleh budenya kenapa seorang Muslim itu harus menutup auratnya. Gadis itu akhirnya tertarik. Resmilah dia berhijab sekarang.

“Karin pergi kuliah ya Bude. Karin nanti pulang ke rumah mama.” Karin menyalami budenya sebelum menanki taksol yang tadi diordenya.

Mata kuliah kewirausahaan yang barusan diikuti Karin sangat menarik hatinya. Bukan saja yang mengajarkan dosesn favoritnya, tetapi Karin betul-betul tertarik dengan penjelasan Ibu Dra Retno Widianto, M.Sc. sebuah rencana berkelabat di benaknya. Renana yang harus dicobakan, apapun resikonya.

bersambung

Dumai. 11/12/2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post