Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Maafkan Bunda Aina, Mama (Part 1 )T-247

#tantangangurusiana

.

Mata itu menatapku sendu. Mata yang selalu berkaca-kaca kalau aku berkata keras kepadanya. Tapi entah mengapa hatiku terasa beku. Hatiku tidak bisa luluh melihat wajah polosnya. Ingat perlakuan ibunya kepadaku membuat sisi baik dalam hatiku lenyap

Namaya  Aina. Dia anak suamiku dengan istri keduanya. Tujuh tahun Mas Dandy menyembunyikan perikahan keduanya dariku. Tujuh tahun aku dibohongi.  Mereka sangat sempurna menutup semuanya dariku.

Aku tak habis pikir kenapa Mas Randy menikahi  Susan, mamanya Aina.  Tak ada yang kurang dariku. Pendidikan, pekerjaan, wajah yang cantik, semuanya aku punya.  Tiga orang anak-anak yang lucu dan pintar sudah  hadir di tengah kami. Mengurus rumah tangga ditengah kesibukanku sebagai wanita karir masih bisa aku lakukan. Tapi aku tak tahu apa yang membuat dia menikah lagi.

“Tak ada yang kurang darimu, Mila. Kamu sangat sempurna. Aku yang kurang bersyukur dengan semua yang Allah berikan.” Begitu laki-laki itu menjawab sewaktu aku menanyakan alasannya menikah lagi.

Keputusan bercerai darinya aku ambil. Aku tidak mau hidup dimadu. Aku sakit hati mereka sudah membohongiku.

Mas Randy tidak mau menerima keputusanku untuk  bercerai darinya. Dia berjanji akan berlaku adil. Keputusanku sudah bulat. Apalagi ketiga anak-anaku mendukung keputusanku. Mereka tahu bagaomana selama ini papa mereka bersikap kepadaku.

Mas Randy  memohon kepadaku agar aku jangan meninggalkan dia. Mas Randy berjanji akan menceraikan istri keduanya asal aku mencabut gugatan cerai. Tapi aku tidak tergoyahkan. Bagiku berbohong itu adalah tabiat. Dia kan berulang terus dan susah untuk menghilangkannya.

Susan istri kedua Mas Randy mendatangiku ke tempat aku bekerja. Perempuan tak tahu diri itu memaki-makiku di depan rekan kerjaku.  Susan marah karena Mas Randy akan menceraikannya. Susan menyebutku serakah karena tidak mau berbagi suami. Sikapnya membuat beberapa rekan kerjaku marah. Beberapa karyawan wanita malah meneriakinya dengan sebutann yang tidak baik.

Kelakuan istri kedua suamiku membuatku betul-betul malu dan kehilangan muka. Apalagi tindakan brutalnya sambil berteriak-teriak di luar kantor sempat divideokan dan diviralkan oleh warga. Betul-betul memalukan.

 

*****

Perceraian  kami berlangsung lancar. Ketidakhadiran Mas Randy dibeberapa kali sidang membuat proses perceraian menjadi lebih cepat. Resmilah aku menyandang gelar janda. Gelar yang selama ini tidak aku inginkan. Gelar yang kadang-kadang ditanggapi miring oleh masyarakat.

Aku menatap hidup dengan tegar ke depan. Tidak mudah menjalani hidup sebagai single parents. Tapi aku yakin akan bisa menjalaninya.

Mantan mertuaku sangat menyayangiku dan ketiga cucunya. Bagi mereka akulah menantu dan cucu –cucu mereka.  Ibunya Mas Randy tidak mengakui istri dan anak dari menantu keduanya.  Bahkan sampai kedua orang tuanya meninggal tiada restu dari mereka buat susan dan anaknya.

Semua harta yang mereka tinggalkan diwariskan kepada ketiga anakku. Mas Randy tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi tidak dengan Susan, perempuan tamak itu malah memperkarakan harta peninggalan orang tua Mas Randy.

Perempuan itu beberapa kali mengancam aku dan anak-anakku agar kami memberikan harta warisan dari orang tua Mas Randy untuknya dan anak-anaknya.

Anak keduaku hampir celaka karena ulahnya. Dia sengaja mengancamku dengan menculik  Dion, putraku. Beruntung Mas Randy berhasil menyelamatkan putranya.  Susan menculik Dion dan membawa kabur dengan mobilnya. Mas Randy yang mengetahui kelakuan istrinya mengejar perempuan itu.  Mobil  yang dikendarai Susan tidak terkendali dan menabrak pembatas jalan. Untunglah Dion hanya mengalami kecelakaan kecil.

Susan ? Perempuan itu kritis. Sudah hampir tiga bulan dia terbaring di rumah sakit. Putrinya, Aina dititpkan Mas Randy denganku. Karena Susan tidak punya keluarga di sini. Mas Randy harus bolak-nbalik rumah sakit dan mengurus pekerjaannya. Sangat tidak memungkinkan bagi dirinya untuk mengurus Aina. Menitipkan Aina dengan ART yang masih baru membuat dia khawatir. Jadi bocah lima tahun itu dititpkan kepadaku.

Aku menolak keras tapi  ketiga anakku tidak keberatan adik tiri mereka tinggal bersama kami.  Mereka nampak sangat menyayangi anak kecil itu.

Sebenarnya Aina anak yang manis. Wajahnya mirip sekali dengan putri sulungku, Rinda.  Tapi entah mengapa aku tidak bisa menerimanya. Hatiku sangat sakit kalau ingat dia itu anaknya Susan.

*****

Kedatangan Mas Randy sore itu di rumah mengagetkanku. Mantan suamiku itu menatapku  dengan wajah yang kusut

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post