Menjelang Rapid Test Besok (T-258)
#tantangangurusiana
Kepergian kami menghadiri pesta pernikahan putranya rekan sesama mengajar ke Rokon Hulu tanggal 5 Desember 2020 berbuntut akan diadakannya tes rapid massal bagi seluruh guru dan karyawan tata usaha SMPN 2 Dumai.
Hal ini disebabkan karena ada salah seorang rekan tata usaha yang ikut rombongan menderita covid-19. Menyusul salah seorang rekan guru yang kebetulan berinteraksi langsung dengan pasien positif tersebut juga menderita covid-19.
Salah seorang rekan guru yang meninggal kemarin membuat rapid tes buat seluruh guru dan karyawan tata usaha di percepat, walaupun rekan guru yang meninggal kemarin belum tentu possitif covid-19. Tetangga dan pihak keluarga yang mendampingi almarhum sampai meninggal sudah membantah bahwa korban yang meninggal tidak memiliki gejala covid-19. Korban positif meninggak karena asam lambung almarhum dan gula darah meningkat.
Keputusan tes rapid dan SWAB terpaksa kami terima karena tim gugus covid-19 Kota Dumai mengatakan karena kami mengabaikan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan kami ikuti, tapi yang namanya musibah tidak bisa kita hindari. Semua sudah distur oleh-Nya.
Seluruh rombongan yang ikut juga harus di rapid, tak terkecuali putriku yang berumur tujuh tahun.
Menunggu waktu mau rapid dan SWAB besok ada sedikit kekhawatiran, apakah aku positif atau tidak. Tapi semua aku pasrahkan kepadaNya. Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya.
Malam ini aku juga harus mengejar pengolahan nilai. Sementara besok juga harus rapid. Dilema antara tugas yang belum selesai membuatku pasrah. Aku hanya bisa berdoa semoga besok hasil rapid tidak reaktif, jadi tidak perlu melakukan SWAB test. Meminum susu beruang dan vitamin aku lakukan sebelum tidur. Semoga hasil rapid kami semua guru dan tata usaha serta keluarga besar SMPN 2 Dumai hasilnya reaktif. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan