Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Pilkada (T-246)

#tantangangurusiana

Pilkada yang semakin dekat. Hanya menungu hitungan hari. Kondisi ini membuat beberapa grup media sosial yang aku ikuti semakin heboh. Masing-masing mengunggulkan paslon mereka. Tak jarang aku melihat postingan yang berbalas ejekan. Bahkan ada yang menggunakan bahasa yang tidak pantas untuk dibaca.

Sebagai PNS aku sadar posisiku. Seorag PNS tidak diperbolehkan mendukung paslon tertentu secara terang-terangan. PNS harus netral. PNS tidak boleh menjadi tim sukses dari salah seorang paslon. Makanya aku tidak pernah mengomentasi setiap postingan walaupun terkadang namaku ada ditag oleh beberapa orang teman.

Sebuah pesan whatsapp masuk ke gawaiku. Pesan yang meminta aku mendukung salah seorang paslon. Aku membalas pesan dengan emoji senyum. Balasan yang aku kirim membuat si pengirim WA menelponku langsung.

Dia temanku. Suaminya kebetulan tim sukses dari salah satu paslon. Dia bertanya kenapa aku tidak membalasa WA nya dan kenapa tidak mau mendukung paslon yang dia usung.

Aku mencoba memberi pengertian kalau PNS tidak boleh mendukung terang-terangan suatu paslon. Aku meminta kepada dia biarkan aku menentukan pilihanku sendiri. Biarkan aku memcermati dahulu visi misi dan janji politik tiap paslon.

Temanku tersebut menutup telepon setelah aku menjelaskan baik-baik. Semoga jangan gara-gara ini persahabatan jadi renggang, doaku dalam hati. Karena banyak aku lihat gara-gara pilkada terjadi perselisihan.

Jujur aku tak berani menjawab via Wa permintaanya agar mendukung paslon yang dia usung. Sebenarnya dalam hati kecil aku memilih paslon yang dia unggulkan. Paslon yang punya visi misi lebih bagus. Paslon yang didukung oleh banyak ulama. Tapi aku takut menyebutkan pilihanku di balasan WA temanku.

UU ITE membuatku harus hati-hati. Aku takut temanku menjadikan balasan WA yang aku kirim sebagai status di medsos. Jujur sebagai salah seorang guru, bisa jadi aku bisa digunakan alat untuk memikat pemiih-pemilih pemula. Gampang sekarang memviralkan setiap status atau pesan WA seseorang. Tak siap rasanya jika harus berurusan dengan hukum.

Cerdaslah bermedia sosial itu yang selalu aku tanamlkan dalam diriku.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post