Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Seyum Syafa (Part 2) T-268

#tantangangurusiana

Gurat kesedihan nampak di wajahnya yang sudah mulai keriput. Beban yang sangat berat tergambar di wajahnya. Tak lama butiran-butiran bening bergulir tanpa diminta. Pemandangan yang sangat mengharukan.

“Maafkan aku, Nek. Maafkan kalau pertanyaan aku membuat Nenek sedih.” Aku berkata dengan menyesal.

Nenek itu manatapku lama. Tiba-tiba cerita itu bergulir dari bibirnya.

Syafa adalah cucu dari anak perempuan satu-satunya Ibu Rummi. Ibu Rummi neneknya Syafa adalah seorang janda dengan empat anak.

Kehidupan ekonomi yang susah membuat Astri, bundanya Syafa harus bekerja. Pekerjaan sebagai seorang penunggu sebuah counter handphone yang tak jauh dari rumah mereka.

Astri memiliki wajah yang manis. Anaknya sangat ramah. Sikapnya yang lugu dan polos dimanfaatkan oleh salah seorang pelanggannya yang bernama Ardi.

Ardi selalu mampir ke counter tempat Astri bekerja. Lelaki yang tampan tapi sudah beristri itu mencoba memikat hati Astri. Berbagai macam hadiah dia bawakan untuk Astri.

Astri perempan lugu itu terperdaya. Anak itu bersedia menjadi pacarnya Ardi. Ibu Rummi da ketiga anak lelakinya berusaha memutuskan hubungan mereka. Tapi gagal. Ardi membawa kabur Astri. Dia menikahi gadis itu tanpa persetujuan keluarganya. pernikahan di bawah tangan.

Sikap Ardi ternyata sangat bejad, ardi yang juga seorang pedagang narkoba memperalat Astri. Astri diracuni dengan benda-benda haram. Puncaknya Ardi menyuruh Astri melayani laki-laki hidung belang dalam keadaan hamil.

Keluarga berhasil menyelamatkan Astri. Astri yang sudah dalam keadaan trauma berusaha diobati keluarga. Astri melahirkan dalam situasi psikis yang masih trauma.

Anak yang dilahirkan Astri lahir dalam keadan normal. Tapi perkembangannya tidak sempurna, anak itu bernama Syafa. Itulah yang menyebabkan Syafa seperti ini. Dokter mengatakan kalau Syafa anak autis.

Cerita itu mengalir dari mulut tua Ibu Rummi. Ada bening bergulir dimatanya. Aku tidak bisa membayangkan kalau aku di posisi Ibu Rummi. Di usianya yang tidak muda lagi dia harus mengurus cucu perempuan. Harusnya di usianya dia sudah bisa hidup tenang.

“Sekarang Astri dimana Bu ?” Hati-hati aku bertanya kepada Ibu Rummi.

“Asti sudah menikah Nak. Dia menjadi istri kedua dari seorang sopir tangki.” Ibu Rummi diam sesaat.

“Mungkin karena tidak pernah merawati Syafaa, tidak ada cinta di hatinya untuk anak ini. Biaya Syafa pun kadang dikirim kadang tidak.” Ibu Rummi menjawab sedih.

“Ais... ais.... “ Suara Syafa menghentikan obrolan kami.

Bocah perempuan yang tadi asyik bermain masak-masakan itu manrik tangan neneknya.

“Dia minta pipis Nak. Ibu mau antar Syafa kebelakang dulu ya.” Ibu Rummi pamit kepadaku.

Sepeninggal Ibu Rummi aku terdiam. Kasihan Syafa, Anak kecil yang tanpa dosa itu mengalami masa kecil yang tidak menyenangkan. Sedikit banyak aku mengetahiu tentang anak autis. Beberapa seminar Anak BerkebutuhanKhusu yang aku ikuti menjelaskan bagainaman cara penaganan anak autis. Banyak pantangan yang harus dipatuhi oleh anak autis.

bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post