Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

SMPN 2 Dumai Berduka Kembali (T-257)

#tantangangurusiana

.

Tangan ini masih mengigil sewaktu menulis berita ini. Berita kepergian salah seorang rekan mengajar di SMPN 2 Dumai seperti mimpi. Rasanya tidak percaya menerima berita kalau beliau sudah mendahului kami semuanya.

Ibu Dewi Surtika, S.Pd guru matematika SMPN 2 Dumai telah meninggalkan kami untuk selamanya pada hari ini senin, 14 Desember 2020 sekitar pukul 18.15 WIB.

Ini adalah untuk kedua kalinya di bulan ini SMPN 2 Dumai berduka cita. Sebelumnya tanggal 3 Desember 2020 kami juga kehilangan rekan sesama mengajar almarhum Bapak Zainur Salim, SPd. Beliau juga merupakan guru matematika. Almarhum Pak Zainur meninggal setelah kurang lebih dua tahun menderita penyakit stroke.

Belum hilang duka akibat kepergian almarhum Pak Zainur Salim, kembali kami berduka dengan kepergian almarhumah Ibu Dewi Surtika menghadapi Sang Pencipta.

Almarhumah Ibu Dewi Surtika adalah sosok guru matematika yang sangat tegas. Berkesempatan pernah mendampingi beliau dalam supervisi, cara beliau mengajar membuatku simpati kepada beliau. Beliau mengajar sangat detail. Beliau belum akan berpindah dari suatu pembahasan kalau siswanya tidak paham. Cara mengajarnya santai tapi jelas.

Keseharian beliau juga sangat ramah. Bicaranya yang ceplas ceplos menjadi kelebihan bagi dirinya. Aku sangat menyukai pribadi beliau yang gampang memaafkan. Beliau tidak suka memyimpan marah lama-lama.

Beliau juga tidak sombong, walaupun suami beliau pernah menjabat sebagai Kepala Dinas di salah satu instansi Pemko Dumai. Almarhum tidak pernah memilih teman dalam bergaul. Kepada guru-guru yang lebih muda beliau juga akrab.

Tanggal 5 Desember yang lalu, kami rombongan SMPN 2 Dumai berangkat ke Rokan Hulu dan Pekanbaru dalam rangka menghadiri pesta pernikahan putra dua orang keluarga besar SMPN 2 Dumai, beliau bertindak sebagai ketua rombongan.

Sebagai bendahara sosial aku banyak berkoordinasi dengan beliau. Mulai dari mencari bus, mendiskusikan rute perjalanan dan objek wisata yang memungkinkan untuk disinggahi. Beliau sangat bersemangat.

Hari senin tanggal 7 Desember 2020 adalah hari terakhir beliau ke sekolah. Kami masih membahas tentang acara di hari sabtu sebelumnya. Kami banyak tertawa membahas hal-hal lucu selama perjalanan itu.

Beliau bahkan mengusulkan untuk pergi kembal ke Pekanbaru sebelum lebaran, khusus untuk membeli persiapan lebaran. Kami menyambut baik usul beliau.

Ternyata hari senin itu adalah hari terakhir beliau sekolah, besoknya selasa tangga 8 Desember beliau tidak masuk dikarenakan sakit. Kami mengira beliau hanya kelelahan karena perjalanan hari sebelumnya.

Hari ini, Senin 14 Desember sekitar pukul 09.00 WIB kami masih membaca pesan Whatsapp dari beliau di grup sekolah mengabarkan kalau beliau sakit dan terpaksa di rawat di rumah karena tidak mendapat tempat di rumah sakit akibat rumah sakit penuh.

Ternyata pesan whatsapp yang dikirim beliau adalah pesan whatspp terakhir. Sorenya beliau meninggalkan kami semua. Beliau meninggalkan keluarga besar SMPN 2 Dumai, meninggalkan siswa-siswanya, meninggalkan orang-orang yang mencintainya untuk selama-lamanya.

Selamat jalan kakakku sayang. Semoga Allah menempatkan kakak di Jannah-Nya. Semoga ananda Koko dan Kiki, dua orang putra kesayangan kakak, suami serta keluarga besar kakak diberi kesabaran dan keikhlasan. Aamiin. Kami sangat kehilangan kakak. Alfatihah..

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post