Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Adik Ipar (Part 2) T-288

#tantangangurusiana

Kedua orang tua Mas Ilham memandangku tak berkedip. Aku tahu mereka nampak kecewa dengan permintaanku untuk mohon izin untuk bekerja.

“Apakah uang bulanan yang kami berikan kurang, Airin ?” suara ibu mertua terdengar pelan. “Kalau kurang kamu harus bicara biar kami tambah.” Lanjutnya lagi.

“Uangnya cukup Ma. Cukup. Airin hanya ingin mengisi waktu Airin, Ma.” Aku menjawab dengan hati-hati.

“Cucu-cucu mama masih kecil-kecil. Mama takut nanti kesibukan kamu bekerja membuat kamu abai terhadap perkembangan mereka.” Wanita yang masih nampak cantik itu berkata sedih.

Aku terdiam. Tak sepatah katapun keluar dari mulutku. Aku tahu apa yang dipikiran ibu mertuaku. Mereka takut cucu-cucunya kehilangan kasih sayang dariku.

“Airin, kami tidak menghalangi kamu bekerja. Tapi bersabarlah sampai anak-anakmu bisa usia sekolah.” Bapak mertuaku ikut bersuara.

“Bagaimana kalau kamu dan anak-anakmu tinggal di sini bersama kami?” ajakan ibu mertua membuatku kaget.

Jujur aku tidak ingin tinggal di rumah ini. Mas Ilham lima orang bersaudara. Kakak Mas Ilham yang paling tua tinggal di Sumatera karena suaminya bekerja di sana.

Mas Ilham anak ke dua. Tiga adiknya laki-laki dan belum menikah. Aku merasa sungkan harus bertemu terus dengan mereka. Kalau aku tinggal di sini otomatis aku harus siap menghadapi ketiga adik almarhum suamiku. Dari segi usia mereka semuanya lebih tua dariku. Karena aku menikahi abang mereka makanya mereka memanggilku kakak.

“Mama rasa usul papamu bagus juga Rin. Jadi kami bisa membantumu menjaga anak-anakmu. Rumah kalian bisa dikontrakan. Rumah disini kan cukup besar. Kalau pagi sampai sore hanya mama dan papa yang di rumah. Kami merasa kesepian.” Ibu mertua mendukung usulan suaminya.

Aku terdiam. Perasaanku jadi serba salah. Sebenarnya aku mau saja tinggal di sini. Tapi bagaimana dengan ketiga adik iparku nanti ?

“Coba Airin pikikan dulu ya, Ma. Airin sebenrnay senang tinggal di rumah kami. Banyak kenangan dengan almarhum Mas Ilham di sana.” Aku menolak halus.

“Kamu boleh pikirkan dulu Airim.” Suara ibu mertu terdengar lembut.

*****

Ibu dan ayahku sangat senang mendengar usulan mertuaku. Mereka sangat setuju dengan saran keluarga suamiku. Menurut mereka itu sangat bagus daripada aku hanya hidup bertiga dengan anakku.

Anak-anak juga akan merasa terhibur karena selalu dikelilingi oleh paman mereka. Perkembangan psikologis anak-anak akan lebih baik.

*****

Akhirnya aku menerima tawaran mertuaku untuk tinggal di rumah mereka. Kedua anakku Hafiz dan Haifa sangat senang. Mereka kelihatan sangat gembira.

Rumah mertuaku cukup besar. Rumah dua lantai itu memilki enam kamar. masing-masing anggota keluarga di rumah itu punya kamar masing-masing. Lantai dua ada tiga kamar. Kamar almarhum suamiku berada di lantai bawah. Ibu mertua meminta aku menempati kamar almarhum suamiku.

Semua perabotan yang ada di kamar sudah diganti oleh ibu mertua. Kamar Mas Ilham cukup luas. Dua buah tempat tidur terletak dalam kamar. Satu buah tempat tidur kecil dan sebuah tempat tidur yang cukup besar. Sebuah lemari pakaian yang cukup besar terletak di dinding sebelah kanan kamar. Meja rias yang mungil terletak di sisi sebelah kirinya.

Aku merebahkan ragaku di tempat tidur. Aku sering menginap di kamar ini kalau berkunjung ke sini. Warna cat dinding kamar ini adalah warna kesukaan suamiku. Beliau mencat dengan tangannya sendiri. Satu bulan setelah menikah kami tinggal di sini. Karena waktu itu rumah yang dibeli Mas Ilham masih renovasi.

bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post