Berharap (T-281)
#tantangangurusiana
.
Undangan dari Pak Burhan pemilik usaha tempat suamiku bekerja membuatku sangat gembira. Kenapa tidak ? Pak Burhan dan istrinya orang yang sangat loyal dan pemurah. Setiap dia mengadakan acara banyak makanan enak-enak yang mereka order. Aku sering membantu di sana. Dan sudah dapat dipastikan pulangnya aku selalu membawa banyak makanan.
“Mama kok masak sedikit ?” Zaskia putriku yang tengah menatap heran meja malan yang berisi makanan separoh dari hari biasanya. Aku menatap Zaskia dan menyuruh dia makan apa yang ada di meja makan. Aku menasehatinya tidak boleh protes. Makan apa yang ada saja sekarang. Zaskia makan tanpa banyak bicara.
Aku sampai sore itu di rumah Pak Burhan lebih cepat dari biasanya. Aku ikut membantu ART Pak Burhan menyiapkan hidangan. Tamu yang hadir sangat banyak. Alhamdulillah acara berlangsung dengan sukses. Aku ikut mencuci piring bekas makan dan merapikan kembali rumah Pak Burhan. Mataku memandang tempat makanan yang ada di meja. Semua makanan habis tak bersisa. Karena tamu yang datang sangat banyak. “Maaf ya Ibu Firda, nggak bisa kasi makanan untuk dibawa pulang.” Istri Pak Burhan menatapku menyesal. Aku hanya tersenyum terbayang setelah sampai di rumah nanti akan memasak ke dapur dalam keadaan badan yang sangat capek. Nasib.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan