Cinta Untuk Ririn (Part 4) T-275
#tantangangurusiana
.
Netra Ririn menerawang ke seluruh ruangan restoran itu. Fariz mengajak dia makan siang. Restoran ini dipilih Ririn karena dekat dengan tempat kerjanya. Tapi dia tak melihat batang hidung lelaki itu. Apakah Fariz lupa ? batin Ririn.
Sebuah tepukan halus di pundak mengegetkan Ririn. Fariz tersenyum lebar ke arahnya. Tanganya langsung menarik ke sebuah meja yang sudah dipesan.
Fariz menarik kursi dan mempesilahkan Ririn duduk. Gayanya seperti seorang pangeran yang mempersilahkan seorang putri duduk. Ririn tertawa melihat tingkahnya.
Mereka makan berdua dengan lahap. Ririn sudah lama tak merasa makan seenak ini. Guyonan Fariz membuat selera makannya bertambah.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatkan mereka. Seorang gadis yang duudk tak jauh dari meja mereka. Kebencian nampak di wajahnya yang cantik. Ternyata Fariz bersikap sangat manis kepada Ririn. Gadis itu yang tak lain adaah Tania sangat tidak menyukai kemsraan mereka berdua.
Pantasan faris bersikap dingin kepadaku, ternyata ini semua gara-gara Ririn. Tania tersenyum licik. Dia merencanakan sesuatu untuk Ririn. Tania meninggalkan restiran itu dengan hati yang sangat membara.
*****
Tania langsung masuk ke ruang papanya tanpa mengetuk pintu. Laki-laki paroh baya itu kaget melihat kedatangan putrinya. Wajah Tania yang kusut menandakan ada sesuatu yang baru menimpa putrinya.
Tanpa diminta oleh Pak Prambudi , Tania langsung menceritakan apa yang terjadi. Pak Prambudi lama terdiam mendengar cerita putri semata wayangnya itu.
“Papa kok diam saja mendenagr ceritaku?” Suara Tania mengagetkan Pak Prambudi.
“Jadi Papa harus bicara apa ?” Pak Prambudi menatap ptrinya heran.
“Papa gimana sih ? Setidaknya Papa beri jalan dong gimana aku bisa dekatin Fariz. Gimana caranya agar karyawan Papa itu jangan dekat-dekat sama Fariz lagi.” Tania berkata merajuk.
Pak Prambudi menyesal. Sikap dia dan istrinya yang selalu memanjakan Tania membuat apa yang diinginkan gadis itu harus dapat. Tania akan merajuk dan marah kalau keinginanya tidak dipenuhi.
“Tania, masalah Fariz itu adalah masalah hati. Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk menyukai kita. Cinta tidak bisa dipaksakan. Kalau Fariz tidak menyukaimu, kamu harus berusaha menarik simpatinya. Kalau kamu gagal kamu harus legowo untuk menjauh darinya.” Pak Prambudi berkata sambil menatap lembut anak gadisnya.
“Tak bisa gitu dong, Pa!” Tania protes. “Papa kok jahat sama Tania. Biasanya Papa selalu mendukung Tania. Kok sekarang beda ?” Tania berkata sambil menahan tangis.
Jujur Pak Prambudi kasihan melihat putri kesayangannya itu. Tapi harus bagaimana ? Pak Prambudi sudah lama mengetahui kalau putrinya menyukai keponakan sahabatnya. Dan pak Parmbudi juga tahu kalau Fariz tidak menyukai putrinya. Bagaimana mau memaksa Fariz menyukai Tania. Cinta tidak bisa dipaksakan.
“Kalau Papa tidakmau membantuku. Aku akan berusaha dengan caraku sendiri. “ tania tegak dengan berlalu dari hadapannya papanya.
Pak Prambudi terdiam. Sebagai papanya Pak Prambudi tahu betapa nekatnya Tania. Gadis itu akan menghalalkan segala cara agar ambisinya teracapai. Apa yang akan dilakukan Tania, batin Pak Prambudi.
bersmbung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan