Jangan Bermain Denganku (T-301)
#tantangangurusiana
.
Mas Danu kembali pulang malam hari ini. sudah tidak terhitung berapa kali laki-laki ini selalu telat pulang. Alasannya selalu sama kerja lambur. Tapi yang aku heran uang gajinya tak pernah aku terima lebih. Selalu segitu-segitu saja sejak tiga tahun pernikahan kami. Rasa penasaran membuatku hari ini akan menjadi detektif untuknya. Mas Danu tidak tahu wanita seperti apa istrinya.
Namaku Raena, aku adalah anak perempuan satu-satunya di keluargaku. Keempat saudaraku laki-laki. Mungkin itulah penyebabnya sehingga aku bersikap agak kelaki-lakian. Dari kecil sampai remaja aku lebih menyukai hal-hal yang berhubungan dengan kamu Adam. Mulai dari olah raga sampai pakaian aku menyukai yang maskuli. Model rambutku juga cepak seperti laki-laki. Aku terkenal dengan julukan Reina Tomboy.
Kepindahan papa ke kota ini membuat aku sekaligus hijrah. Aku berusaha untuk jadi perempuan seutuhnya. Bahkan mama dan papa menyarankan aku terapi. Supoort dan dukungan dari seluruh keluarga membuatku berhasial menampilkan iekap femininku yang selama ini tersembunyi.
Aku kuliah di jurusan ekonomi. Aturan kampus tempatku kuliah yang mewajibkan mahasiswi memakai rok ke sekolah membuatku penampilanku tambah sempurna jadi perempuan. Di kampus ini aku kenal Mas Danu. Pria yang sekarang jadi suamiku dulunya adalah kakak tingkatku. Kami sempat dekat. Tapi kemudian kami terpisah dan tak ada kontak.
Delapan tahun tidak berjumpa kami dipertemukan dalam suatu acara reuni. Dalam acar tersebut Mas Danu mendekatiku. Hubungan kami berlanjut lewat chat-chat. Mas Danu melamarku setelah enam bulan kami dekat.
Kami menikah secara sederhana sesuai permintaanku. Pada awalnya mama dan papa tidak setuju dengan rencanaku, bahwa pernikahan kami hanya sedrhana. Bagiku pesta besar hanya menghambur-hamburkan uang, lebih baik uang untuk pesta dibelikan kepada sesuatu yang bermanfaat. Mas Danu sependapat denganku. Jadilah biaya yang rencananya untuk pesta menjadi sebuah rumah yang mungil, rumah yang kami tempati sekarang. Rumah hadiah dari semua saudara dan orang tuaku.
Mobil carteran yang aku tumpangi berhenti di kantor Mas Danu. Aku sengaja menggunakan mobil carteran biar Mas Danu tidak mengenaliku. Aku melihat mobil suamiku parkir di depan kantor. Mas Danu bekerja di sebuah kantor property. Mas Danu adalah seorang arsitek. Kemampuan Mas Danu untuk merancang suatu bangunan layak diacungin jempol. Itulah yang membuat dia menjadi pegawai kesayangan di kantor tersebut.
Aku melirik jam di pergelangan tanganku pukul 17.00 WIB, waktunya Mas Danu pulang kantor. Dugaanku benar Mas Danu nampak keluar dari kantornya. Laki-laki itu melangkah ke mobilnya. Mobil melaju meninggalkan areal parkantoran.
Aku membuntuti mobil Mas Danu. Arah mobil Mas Danu membuatku heran, kenapa tidak menuju arah pulang ke rumah ?
bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan