Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Sayangilah Gigimu (T-301)

#tantangangurusiana

Lubang di sebuah gigi taring yang pertama aku sepelekan ternyata membesar. Aku tidak menyangka lubangnya akan membesar secepat itu. Lubang tersebut membuatku khawatir. Karena kalau dibiarkan atkut nanti berdenyut.

Bagiku sakit gigi lebih sakit daripada sakit hati, seperti yang dinyanyikan oleh Meggy Z. He..he...

Akhirnya aku membawa ke doketr gigi. Aku bermaksud mau menambalnya. Keinginanku untuk menambal gigi tidak dapat terlaksana waktu kunjungan pertama, dokter mengatakan kalau ditambal langsung nanti dikhawatirkan akan berdenyut. Kalau berdenyut tambalannya terpaksa dibongkar lagi.

Aku menerima saran dokter, jadilah kunjungan pertama aku melakukan perawatan gigi pertama. Dokter menyuruhku datang pada minggu berikutnya.

Sesuai dengan perjanjian minggu kedua aku datang lagi ke tempat praktek dokter. Aku berharap di kunjungan kedua dokter segera menambal gigiku, tapi dokter ternyata belum mau menambal, aku harus mengikuti perawatan gigi yang kedua. Demi kebaikan aku terpaksa mengikuti.

Kedatangan yang ketiga kalinya juga masih perawatan. Barulah pada kedatanngan yang ke empat kalinya dokter mau menambal gigiku. Lega rasanya gigi sudah ditambal.

Dalam perjalanan pulang aku mencoba menghitung total biaya yang aku gunakan untuk menambal satu gigi, lebih kurang 1 juta rupiah. Aku tidak merasa heran karena sebelumnya aku sudah pernah mengalami hal seperti ini.

Tiga tahun yang lalu, aku pernah mau menambal salah satu gigi geraham yang berlubang. Dokter juga menyuruh aku mengikuti perawatan dulu. Tapi waktu itu cukup satu kali perawatan.

Kali ini perawatan gigi sampai empat kali. Aku tidak mau lagi hal ini terulang. Aku berjanji akan rajin mengontrol gigiku.

Pergi ke dokter gigi paling tidak menyenangkan bagiku. Selain perlu waktu yang lama, terkadang aku segan harus buka-buka mulut di depan dokter. Makanya aku selalu menghindar kalau doketr giginya orang yang aku kenal.

Aku pernah batal mau membersihkan karang gigi, ketika tahu dokter gigi yang mau manangani adalah mantan siswaku. He..he...

Apalagi masa pandemi dokter gigi yang menangani kita pakai APD lengkap. Kita tak bisa menyalahkan mereka tentu tidak mau tertular covid.

Sayangilah gigi biar jangan berlubang apalagi sampai lubang besar. Karena semakin besar tambalannya makin besar pula biayanya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post