Ayahku Sosok Yang Multitalenta (T-313)
#tantangangurusiana
.
“Semua pasti bisa, asal mau belajar.” Motivasi itu selalu aku dengar dari mulut seorang laki-laki yang sangat aku kagumi. Ucapan ini akan keluar dari mulutnya apabila aku mengeluhkan sesuatu. Beliau adalah ayahku, motivator dalam hidupku.
Terlahir sebagai anak perempuan pertama dalam keluarga aku sangat dekat dengan ayah. Apalagi di awal pengangkatan ibu jadi CPNS, situasi tempat tugas ibu yang jauh membuat aku harus tinggal bersama ayah. Hal ini menyebabkan sosok beliau lebih dekat denganku daripada ibu.
Ayahku adalah sosok yang multitalenta. Beliau dilahirkan dengan nama lengkap Agustiar bin Syahrudin pada tanggal 14 Agustus 1944. Setelah menamatkan pendidikan SMA beliau sempat kuliah. Ayahku berhenti kuliah karena beliau diterima sebagai PNS di Departeman Agama Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Banyak kepandaian yang dimiliki oleh ayahku. Ayah orangnya tidak suka berpangku tangan. Sepulang dari kantor ayah memiliki pekerjaan sampingan. Ayahku hobbi fotograpi. Hobi yang dijadikan sebagai tambahan penghasilan oleh ayah.
Ayahku sering diminta oleh sekolah untuk memoto anak-anak untuk rapor dan ijazah. Aku sering ikut menemani beliau datang ke sekolah yang meminta jasanya.
Bakat beliau yang lain, sangat piawai memainkan bermacam-macam alat musik. Bakat yang satu ini membuatku sangat kagum. Karena dari cerita beliau, kepandainya memainkan alat musik diperoleh secara otodidak. Ayah bercerita yang penting ada kemauan mau belajar, pasti bisa.
Piano adalah alat musik yang paling sering dimainkah ayah di samping gitar dan drum. Hobiku menyanyi dikarenakan beliau sering memetik gitar di dekatku. Ayah sering mengiringi suaraku. Beliau mengajariku menyanyi.
Hobi yang satu ini juga dijadikan penambah penghasilan oleh ayah. Sewaktu aku SD, ayah mendirikan sebuah Orkes Melayu yang beliau beri nama “Dara Lincah”. Nama itu diambil karena beliau mempunyai lima orang putri yang sangat manis dan lincah, yaitu aku dan adik-adik perempuanku. Banyak yang memakai jasa grup musik ayahku sebagai hiburan pada pesta pernikahan.
Walaupun ayahku memiliki usaha sampingan, tapi ayahku tetap bertanggung jawab dengan tugasnya sebagai PNS.
Menulis ? Jangan ditanya. Aku suka menulis juga berkat beliau. Bermula dengan tugas sekolah membuat karangan. Ayah mengajariku bagaimana caranya menceritakan suatu kejadian sehingga menjadi sebuah tulisan.
Berpantun beliau sangat pandai. Ayah selalu punya ide untuk mencari larik-larik yang bagus untuk sampiran dan isi. Hobi ayah berpantun mengalir kepadaku, walaupun aku tidak sehebat beliau.
Bercocok tani ayahku juga jagonya. Sawah warisan dari keluarga ibu digarap oleh ayah. Setiap habis Salat Asar ayah mengajak kami ke sawah. Ayah suka berladang. Tangan ayah cukup dingin, tanaman yang beliau tanam selalu panen dengan hasil yang menggembirakan.
Menjadi imam salat di musala suku kami ayah juga mampu. Ayah merupakan imam tetap untuk Salat Subuh.
Selepas beliau pensiun ayah membuka kedai dekat rumah kami. Kepada orang-orang yang berbelanja di kedai ayah sangat pemurah. Terkadang kami suka kesal kepada orang-orang yang suka memanfaatkan kebaikan ayah. Mereka selalu berhutang. Tapi ayah suka menasehati kami agar jangan marah pada orang yang berhutang di kedai.
Kepada anak-anak kecil yang berbelanja beliau sangat penyayang. Aku sering melihat ayah memberikan dengan gratis dagangan di kedai karena anak-anak itu mau jajan tapi tidak punya uang.
Dengan binatang peliharaan terutama kucing beliau sangat sayang. Aku masih teringat nasehat beliau, kalau kita menyayangi hewan dan tanaman , mereka akan mendoakan kita kepada Allah agar diberi kemurahan rejeki dan kemudahan hidup. Nasehat yang selalu aku ingat. Kepergian beliau sepuluh tahun yang lalu membuatku sangat bersedih. Semoga Allah melapangkan kuburmu dan menampatkanmu di Jannah-Nya. Aamiin
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan