Gotong Royong Menyamput Pembelajaran tatap Muka (T-320)
#tantangangurusiana
.
Pesan WAG yang meminta guru-guru agar ke sekolah hari selasa tanggal 16 Februari 2021 dari Ibu Kepala Sekolah kami terima pada malam sekitar puku 20.00 WIB. Pesan yang meminta agar guru-guru melaksanakan gotong royong untuk persiapan pembelajaran secara tatap muka. Sekolah kami akan didatangi tim gugus Covid-19 untuk mensurvey kelayakan dalam pelaksanaan tatap muka nanti.
Pesan yang membuat kami sangat senang. Karena pembejaran tatap muka sangat kami dambakan.
Pukul 09.00 WIB setelah pengarahan dari ibu kepsek, kami para wali kelas menuju ke kelas masing-masing. Semua wali kelas mulai membersihkan kelasnya masing-masing. Semangat yang luar biasa.
Aku juga menuju kelasku. Kelas dalam keadaan sangat kotor. Debu sangat tebal menempel di meja dan tempat duduk siswa. Aku mulai mencari sapu dan kemonceng membersihkan meja dan kursi .
Aku bekerja dengan semangat. Rasanya tidak sabar untuk bertemu dengan para siswa. Dengan lap basah aku membersihkan debu yang menempel di meja dan kursi. Luar biasa kotornya. Satu persatu meja dan kursi aku lap.
Selanjutnay aku mulai menyingkirkan barang-barang milik kelas tahun sebelumnya yang tidak terpakai. Barang-barang itu aku letakan ke lantai bawah.
Aku juga memindahkan beberapa barang bawaanku dari kelas yang lama ke kelas sekarang. Beberapa foto, rak buku untuk pojok baca dan beberapa hiasan dinding aku pindahkan ke kelasku yang sekarang.
Setelah semua kelas rapi, aku mulai menyapu semua sampah yang ada di lantai. Sampahnya sangat banyak karena semua barang – barang yang tidak terpakai aku tumpuk di lantai. Sampah aku antar ke tempat pembuangan sampah.
Terakhir aku menyapu dan mengepel lantai. Selesai mengepel baru terasa badan sangat capek. Mungkin karena bersemangat bekerja tadi. Rasanya aku tak percaya kalau kelas bisa menjadi sebersih ini. Rasanya aku juga tak yakin aku tadi bekerja sendiri. Semangat yang membuatku bekerja tanpa lelah. Semangat ingin berjumpa siswa-siswku.
Lama aku terduduk di kelas membayangkan minggu depan sudah bisa mengajar dan mendidik meraka. Rasanya tidak sabar untuk menunggu minggu depan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan