Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Hobi Baruku (T-325)

#tantangangurusiana

.

“Ngapain sih, Ma ?” Aku yang lagi nonton siaran langsung penjualan gamis dari sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta jadi kaget. Aku menoleh, suamiku berdiri pas disampingku.

“Dari tadi mama nonton itu terus, udah dapat berapa stel?” lanjutnya. 

Aku tertawa ngakak. “Belum dapat, Pa.” Jawabku.

“Aduh dari siang tadi sudah nonton nggak ada yang tertarik?” Suamiku menatap heran.

“Bingung Pa milihnya,cantik-cantik semua.” Aku menjawab cenges-ngesan.

Menyaksikan siaran langsung penjualan beraneka ragam jenis baju di media sosial adalah hobi baruku. Hobi yang membuat aku jadi terhibur.

Melihat seller yang cantik dan model baju yang manis-manis betul-betul hiburan tersendiri.

Harga luar biasa murah. Aku pernah membei baju di sebuah butik milik teman, model dan merek yang sama beda harga sampai seratus dua puluh ribu rupiah.

Melihat cara pembelian seperti itu membuat aku tertarik memiliki  untuk menjadi reseller. Ide tersebut aku kemukakan ke anak tertua.

Anak tertuaku tertawa mendengar ideku. “Mama kan mengajar, siapa yang ngurusin ? Ntar mama capek. Nggak usah lah mama.” Sarannya.

Jujur sebenarnya aku berminat punya usaha menjual pakaian. Dari kecil kami sudah biasa mengurus kedai keluarga. Walaupun tidak besar, tapi Alhamdulillah  kedai tersebut sangat laris.

Dari grosir baju-baju aku pindah ke grosir tas dan sepatu. Sama dengan yang tadi aku hanya baru sebagai penonton.

Sekitar pukul 20.00 WIB aku mampir di sebuah grosir dengan naman Kanaya Colection. Di sini aku termangu melihat baju yang indah-indah dan kesukaan aku banget. Harganya ??? Tidak  terlalu mahal.  Jadi deh malam itu aku pesan 3 stel baju aku pesan.

“Ntar jelek loh Ma.” Kembali si sulung mengometari setelah aku transfer ke rekening yang tertera.

“Biarlah Nak, kalau jelek itu tidak rejeki mama,” jawabku sambil tersenyum.

Suamiku yang dari tadi asyik nonton televisi  tertawa mendengar aku pesan 3 stel baju.

“Asal jangan kayak yang sudah-sudah ya, Ma. Dah banyak beli di L....a tapi tak ada yang dipakai,” omelnya.

Yah.. aku tertawa. Ada beberapa baju yang aku pesan online dan COD dan tidak pernah aku pakai. Kenapa? Ternyata gambar dan barang  tidak sama. Alhasil bajunya terletak di gudang belakang.

“Semoga yang  ini sama dengan aslinya, Pa. Kan mama pesannya langsung, “ jawabku.

“Aamiin.” Suamiku menjawab sambil tersenyum,

Itu yang aku suka dari beliau selalu support kesenanganku.

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post