Lili Herawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Marni Part 1 (T-326)

tantangangurusiana 

.

Marni memandangi uang yang ada di tangannya. Lembaran dua puluh ribuan yang sudah lusuh. Uang tu di dapat Marni setelah satu harian bekerja di rumah Juragan Bakri. Gaji yang tidak sepadan dengan tenaga yang dikeluarkannya. Tapi Marni tidak bisa berbuat apa-apa.

Dari awal istri Juragan Bakri sudah menyebutkan kalau sanggup bekerja dengan gaji sebanyak itu silahkan bekerja. Kalau tidak, Marni boleh mencari pekerjaan di tempat lain. Marni tidak punya pilihan. Dia menerima tawaran dari istri Juragan Bakri.

Juragan Bakri adalah orang paling kaya di kampungnya. Juragan Bakri sebenarnya sangat baik. Berbanding terbalik dengan istrnya. Perempuan yang sudah mendampingi Juragan Bakri puluhan tahun itu sangat pelit dan sombong.

Kalau nasib baik, Juragan Bakri terkadang suka menyelipkan uang ke tangan Marni. Juragan Bakri hampir sebaya dengan almarhum Ayah Marni. Mereka dulu berteman. Tapi Nasib Juragan Bakri lebih mujur. Usaha pertenakan ayamnya berkembang pesat. Dulu semasa hidupnya ayah Marni juga bekerja di peternakan Juragan Bakri

Bergegas Marni ke warung Mbak Jum. Satu-satunya warung yang menjual sembako di kampungnya. Warung Mbak Jum nampak sepi, karena penduduk di kampung ini biasa belanja di pagi hari.

“Beli apa, Mar ?” Mbak Jum menegur Marni.

Marni  mengeluarkan uang dua puluh ribu dari kantong daster lusuhnya. Mbak Jum melihat mendung di wajah yang cantik itu. Ada iba di hatinya. Marni seumuran dengan adiknya yang bungsu. Nasib baik tidak berpihak pada gadis itu. Dia terpaksa menikah di usia muda. Marni dulunya anak yang pintar. Himpitan ekonomi membuat dia tidak bisa melanjutkan kuliah.

Setamat SMP Marni bekerja sebagai buruh pabrik. Setahun setelah bekerja dia menerima lamaran mandor di pabrik tempat dia bekerja. Marni gadis yang lugu, dia belum pernah mengenal cinta. Dia termakan bujuk rayu Mandor Gunawan yang usianya jauh di atasnya. Marni tidak mengetahui kalau Gunawan  itu sudah beristri. Marni menerima dinikahi  secara siri oleh pria itu. Gunawan berdalih usia Marni yang masih terlalu muda membuat pernikahan mereka tidak bisa di daftarkan di KUA.

Pernikahan mereka semula berlangsung aman. Istri Gunawan akhirnya mnegetahui juga kalau suaminya menikha lagi.  Perempuan itu melabrak Marni. Gunawan dipaksa berhenti bekerja sebagai mandor di pabrik dan pulang ke kampung istrinya. Marni ditinggalkan dengan bayi yang ada dalam kandunganya.

Mbak Jum tahu bagaimana Marni bersusah payah menghidupi dirinya dan anaknya. Apalagi setelah ayahnya meninggal. Marni harus menanggung beban ibu dan seorang adiknya.

“Uangmu tak cukup, Mar ?” Mbak Jum mengagatkan Marni. Perempuan itu gelagapan. “Ya.. wes, kamu boleh hutang.” Lanjut Mbak Jum.

Marni menatap perempuan yang sudah seperti kakaknya sendiri. Selama ini hanya Mbak Jum yang sering membantunya. Mbak Jum sering sebagai malaikat penolong bagi Marni. Sorot matanya menatap Mbak Jum dengan terima kasih. Setitik air bening mengalir di sudut matanya.

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post