Dilema Tatap Muka (T-332)
#tantangangurusiana
.“Ibu, saya tak jadi belajar tatap muka. Saya pilih daring saja.” Pesan whatsapp masuk ke gawaiku. Pesan dari siswaku yang di hari pertama tatap muka aku antar pulang ke rumahnya dikarenakan sudah satu jam lebih tidak dijemput oleh orang tuanya.
“Kenapa Nak ?” Aku membalas pesan whatsapp siswaku.
“Orang tua saya tidak bisa menjemput pulangnya, Buk.” Balasnya.
Saya terdiam lama. Wahyu adalah siswa binaan saya. Saya suka kepadanya kaena dia pintar mengaji. Suaranya bagus. Saya tahu dia sebenarnya senang sekolah daropada daring, karena pada chat-chat sebelumnya dia paing sering bertanya kapan belajar tatap muka.
Ironi rasanya orang tua tidak bisa mensuport anak. Tapi saya tidak bisa menyalahkan juga orang tuanya. Latar belakang ekonomi mereka yang membuat mereka bertindak seperti itu. Orang tua perempuannya tidak bisa bawa motor, sementara ayahnya bekeja sebagai buruh dan tidak bisa menjemput puku 12.00 WIB.
Tetapi yang aku sedikit kesalkan, dia punya kakak perempuan. Aku tahu dari cerita Wahyu kaka perempuannya tidak bekerja. Dan ada motor di rumah mereka yang bisa dipakai.
Sebenarnya rumah Wahyu tidak terlalu jauh sekitar 8 km dari sekolah. Tapi mengantarnya pulang bagiku sangat melelhkan, apalagi aku juga sering mengajar di jam terakhir.
Malam ini aku whatsapp Wahyu, aku senang melihat semangatnya tatap muka. Aku mengatakan bersedia mengantarnya. Tapi Wahyu anak yang berhati lembut. Dia membalas span WA yang aku kirim. Wahyu mengatakan kalau dia tidak mau merepotkanku.
Ada yang menyesak di dadaku. Dilema tatap muka. Semoga kamu jadi orang sukses Nak, doaku buat Wahyu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan