Hari ke 365 (T-366)
#tantangangurusiana
.
Tanggal 3 April 2021 genap satu tahun aku mengikuti tantangan menulis di Blog Gurusiana. Sebuah blog menulis milik Media Guru Indonesia yang beranggotakan sebagian besar guru-guru Indonesia.
Apresiasi besar patut diberikan kepada Media Guru Indonesia dengan blok Gurusiananya. Berkat blog Gurusiana, guru punya kesempatan belajar menulis berbagai bentuk tulisan. Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menulis Media Guru Indonesia juga mengadakan pelatihan-pelatihan menulis bagi guru-guru yang mau belajar. Berkat pelatihan yang diadakan Media Guru sekarang guru-guru bisa berbangga karena sudah memiliki buku.
Tantangan Gurusiana pada awalnya aku ikuti karena rasa penasaran. Rasa penasaran membuatku tertantang untuk mengikutinya. Pada mulanya terasa berat, karena tidak setiap hari aku memiliki mood untuk menulis.
Tetapi dengan sering menulis aku jadi terbiasa. Kalau tidak menulis dalam satu hari aku merasa ada yang kurang dalam hidup. Motivasi dari gurusianer sebutan untuk guru-guru yang tergabung di blok gurusiana dapat melecutku untuk terus semangat menulis.
Alhamdulillah aku bisa mengikuti tantangan gurusiana tanpa pernah tergelincir alias remidi. Kuncinya disiplin dan jangan menyerah.
Banyak suka dan duka yang aku temui dalam menulis. Sukanya dengan menulis aku merasa hidup lebih bersemangat. Hidup seperti punya warna. Tidak menoton.
Tema tulisan yang paling aku sukai adalah cerpen. Aku suka menulis cerpen karena aku bisa membuat tokoh di dalam cerpen yang aku tulis menurut keinginanku.
Dukanya ? Tentu ada. Aku pernah di blokir oleh seorang teman karena aku menulis mengenai sikapnya. He..he...
Aku juga pernah diam-diaman sama suami karena aku juga pernah menjadikan kelakuannya menjadi tokoh dalam cerpen yang aku tulis. Suamiku mengatakan kalau aku menyindir beliau melalui cerpen. Ha...ha.... Tapi sekarang suamiku sudah paham dengan hobiku. “Resiko punya istri suka menulis, semua bisa jadi tulisan,” kata beliau .
“Setiap hari menulis apa tidak bosan?” seorang teman pernah bertanya padaku,
“Justru kalau tidak menulis dalam satu hari aku merasa ada yang kurang,” jawabku.
Da setelah Apakah aku akan berhenti setelah 365 hari ? Ooo Tidak. Tidak ada istilahnya berhenti. aku akan tetap belajar menulis.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan