Muliakan Tamu
#tantangangurusiana
.
Memuliakan tahu adalah salah satu ajaran yang selalu ditanamkan oleh kedua rang tuaku. Tamu jauh yang sayang ke rumah harus disuguhi makanan yang berat.
Setiap lebaran semua famili yang datang harus makan di rumah. Aku sering protest kepada ibu. Kenapa setiap tamu yang datang di hari lebaran harus dihidangkan nasi? Protes yang aku lancarkan tidak mendapat response yang ada aku yang kena "ceramah"oleh ibu.... He.. He..
Siapa yang tak protes, setiap tamu yang datang harus makan. Mereka tidak mau mmebantu mencucikan piring, kalau pun ada yang mau ke dapur he ndak membantu, ibuku cepat- cepat menyuruh mereka meninggalkan dapur Tamu tidak boleh mencucikan piring, Kata ibu. Jadilah aku tidak ke luar dari dapur. Selama lebaran aku jadi Upik Abu.
Rendang yang dibuat menjelang lebaranpun cepat habis, terkadang ada juga famili yang meminta dibungkuskan rendang dua atau tiga potong. Mereka beralasan rendang buatan ibuku sangat enak. Setiap lebaran ibu merendang paling sedikit 5 kg. Tidak bisa bertahan lama rendang sebanyak itu. Ha.. Ha..
Aku begitu salut dengan ibu. Aku berusaha meniru sifat beliau. Sangat susah rasanya memiliki sifat seperti itu.
Satu hal yang membuat aku pingin meniru sifat beliau, perkataan beliau yang mengatakan. " Setiap tamu membawa keberkahan bagi tuan rumah. Kalau tamu mau pulang maka semua keburukan di dalam rumah menjadi hilang. "
Nasehat yang selalu terbayang dalam ingatannku.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan