Tamu-Tamu Kecilku (T-404l)
#tantangangurusiana
.
Lebaran pertama tanya yang datang ke rumah cukup ramai. Tamu didominasi oleh anak-anak.
Suatu dilema bagiku untuk menolak kedatangan tamu-tamu cilik tersebut.
Melihat mereka datang memoriku terbayang kejadian puluhan tahun silam.
Setiap lebaran idul fitri aku dan teman-teman suka bertamu dari rumah ke rumah. Kalau di daerah asalku di Pariaman budaya ini di kenal dengan istilah "manambang".
Kami bertamu di lebaran dengan maksud mendapatkan "angpau" lebaran dari tuan rumah.
Kami jarang mencicipi kue yang disajikan tuan rumah. Kami hanya berharap diberi uang. Kalau tuan rumah sudah memberi uang kami akak segera pamit pulang.
Rumah yang Ada perantaunya pulang biasanya sangat kami sukai. Karena perantau biasanya suka memberi uang lebih.
Kalau acara "manambangnya" sudah selesai kami nanti akak menghitung total pendapatan selama menambang. Uang yang terkumpul nanti kami Baca ke tempat rekreasi. Ada juga teman-teman n yang unagnya diberikan kepada orang tua mereka.
Kejadian inilah yang selalu terbayang di memoriku. Sehingga aku tidak tega menolak kedatangan tamu-tamu cilik tersebut. Karena se waktu sebaya mereka aku pernah merasakan sedih jika tuan rumah menolak kami.
Aku selalu mempersilahkan mereka masuk. Sebelum mereka aku beri angpau lebaran tak lupa aku beri sedikit edukasi mereka tentang protokol kesehatan. Semoga tamu-tamu kecilkiu dan seluruh kita sehat dijauhi dari wabah corona.. Aamiin
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan