Hutan Bakau Rejeki Masyarakat Pesisir
#Tagur Siana (H-2)
.
Hutan Bakau Rejeki Masyarakat Pesisir
Oleh : Hj. Lili Herawati, S.Pd, M.Pd.
Penunjukan SMPN 2 Dumai oleh Kemendikbud sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan kurikulum bermuatan kemaritiman membuat sekolah membuat program-program sekolah yang bernuasa kemaritiman.
Salah satu kegiatan yang menunjang implementasi kurikulum bermuatan kemaritiman adalah mengajak peserta didik ke hutan bakau (mangrove) Dumai.
Dumai adalah daerah yang terletak di daerah pesisir pantai. Sepanjang pantai yang ada di Dumai banyak terdapat hutan bakau. Saat ini hutan bakau yang ada di Dumai mejadi objek wisata alam yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Dibangunya tol yang menghubungkan Pekanbaru – Dumai membuat wisata mangrove ini ramai dikunjungi. Jarak tempuh Pekanbaru Dumai yang semula lima jam perjalanan bisa ditempuh dua jam perjalanan.
Lokasi hutan bakau yang berada di pusat kota membuat program sekolah untuk membawa peserta didik mengunjungi tempat ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Berbagai jenis bakau ada di hutan bakau Dumai ini. Ada sekitar dua puluh empat spesies bakau ada di sini. Peserta didik diberi kesempatan mempelajari jenis- jenis tanaman bakau, seperti apa bentuknya, bagaimana mereka tumbuh dan berkembang, dan mempelajari jenis hewan yang hidup di sekitarnya.
Di lokasi Hutan Bakau Dumai ada Sekolah Alam Bandar Bakau. Setiap hari minggu sebelum pandemi melanda negeri, sekolah ini aktif melakukan kegiatan pembelajaran sekolah alam. Peserta didik kami dapat sekalian bergabung belajar dengan komunitas Sekolah Alam Bandar Bakau tersebut.
Mengenalkan lingkungan kepada generasi muda harus sedini mungkin. mereka harus ditanamakan rasa cinta terhadap lingkungan tempat mereka tinggal. Rasa cinta yang timbul dalam diri mereka diharapkan dapat menumbuhkan sikap untuk melestarikan lingkungan.
Lingkungan yang lestari akan berimbas kepada kesejahteraan. Sebagai contoh, hutan bakau Dumai sekarang menjadi destinasi wisata Kota Dumai. Hal ini menyebabkan banyak timbul lapangan kerja baru bagi penduduk setempat.
Dengan dibukanya hutan bakau sebagai objek pariwisata, masyarakat sekitar dapat berjualan souvenir, makanan dan ole-ole khas Dumai.
Banyak manfaat yang diperoleh dari hutan bakau. Manfaat ini dijelaskan kepada peserta didik. Hutan bakau dapat mencegah abrasi. Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut atau pasang surut arus laut yang bersifat merusak. Apabila abrasi dibiarkan saja tanpa adanya tindakan khusus, maka hal ini dapat menyebabkan rusaknya hutan bakau, menyusutnya kawasan pantai dan hilangnya ekosistem ikan. Hal ini akan berimbas terhadap mata pencarharian penduduk pesisir yang tinggal di sekitar wilayah ini.
Disamping mencegah abrasi hutan bakau juga berfungsi mencegah erosi akibat angin. Angin laut yang bertiup kencang ke daratan dapat menyebabkan erosi yang berdampak buruk terhadap lingkungan pantai, hutan bakau dapat mencegah erosi yang disebabkan angin ini.
Terhadap satwa hutan bakau juga memberikan banyak manfaat. Satwa yang biasa hidup di hutan bakau seperti monyet, burung dan ular juga merasa nyaman tingal di hutan bakau yang lebat.
Keutungan lain hutan bakau yang tak kalah adalah sebagai penyaring alami. Akar bakau yang besar dan lebat berfungsi sebagai penyaring alami yang dapat yang melindungi pantai dari pencemaran bahan-bahan kimia atau organik lainya.
Dengan memberikan penjelasan manfaat hutan bakau kepada peserta didik dan melibatkan mereka ikut serta dalam penanaman pohon bakau baru di sekitar pesisir pantai diharapkan mereka ikut menjaga dan melestarikan hutan bakau.Hutan bakau berkah bagi masyarakat, terutama masyarakat pesisir pantai.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan